ilustrasi
Selasa, 19 Desember 2017 10:14 WIB JIBI/Solopos.com/Antara Internet Share :

Mesin Sensor Pornografi Bakal Beroperasi Januari 2018

Mesin sensor Pornografi ini akan mempercepat penanganan konten pornografi dan dioperasikan oleh tim yang terdiri atas 58 orang.

Solopos.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memastikan mesin sensor untuk konten pornografi akan mulai beroperasi pada Januari 2018 setelah proses serah terima pada 29 Desember 2017.

“Serah terima 29 Desember 2017, pengendaliannya di lantai delapan Gedung Kemkominfo,” ujar Dirjen Aptika Kemkominfo Semuel Abrijanin Pangerapan di Tangerang,Banten, Senin (18/12/2017).

Mesin sensor dengan sistem “crawling” atau menjelajahi itu akan mempercepat penanganan konten pornografi dan dioperasikan oleh tim yang terdiri atas 58 orang.

Dirjen Semuel menegaskan “crawling” yang mencari konten berdasarkan input pencarian tertentu berbeda dengan pengawasan.

“Crawling ini bukan melakukan `surveillance` yang dalam kondisi diam diawasi, melainkan ini mencari,” ucap Semuel.

Pihaknya mengaku belum mampu dan tidak akan mengarah ke pengawasan seperti yang telah dilakukan China dengan biaya hingga 15 miliar dollar AS.

Sistem itu bisa digunakan lembaga atau instasi lain sesuai bidang dan wewenangnya, misalnya BNN yang ingin mencari konten narkoba atau BPOM yang mencari obat dan makanan tidak terdaftar yang dijual ke masyarakat.

Mesin sensor itu dilelang Kemkominfo sebesar Rp211 miliar pada 30 Agustus 2017 dan dimenangkan PT Inti yang memberikan harga penawaran Rp198 miliar dan harga terkoreksi Rp194 miliar.

Kemkominfo menargetkan 30 juta konten pornografi dan 50 persen konten negatif di internet bisa langsung diblokir setelah mesin beroperasi.

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…