Petugas Polres Boyolali membawa sepeda motor yang tidak dilengkapi surat kendaraan di kawasan Alun-Alun Boyolali, Minggu (17/12). Tim Polres menggelar operasi sapu bersih balap liar di kawasan tersebut. (Istimewa/Polres Boyolali) Petugas Polres Boyolali membawa sepeda motor yang tidak dilengkapi surat kendaraan di kawasan Alun-Alun Boyolali, Minggu (17/12). Tim Polres menggelar operasi sapu bersih balap liar di kawasan tersebut. (Istimewa/Polres Boyolali)
Senin, 18 Desember 2017 13:30 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos.com Boyolali Share :

Balap Liar di Alun-Alun Boyolali Digerebek, Polisi Amankan 23 Motor & 2 Mobil

Tim operasi sapu bersih balap liar mendapati segerombolan pemuda di jalan Ir.Sukarno dengan sejumlah kendaraan yang siap balapan.

Solopos.com, BOYOLALI – Sekelompok pemuda yang diduga akan beraksi dalam balap liar di kawasan Alun-Alun Kidul Boyolali ditangkap aparat Polres Boyolali, Minggu (17/12/2017). Polisi juga mengamankan 23 sepeda motor dan dua mobil yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan.

Kegiatan operasi cipta kondisi itu memang menyasar aktivitas balap liar yang kerap dikeluhkan warga karena membahayakan pengguna jalan lain.

Sebelumnya, operasi yang dipimpin Kabag Ops Polres Boyolali Kompol Sri Hatmo itu diawali dengan apel. Selanjutnya petugas melakukan imbauan kepada para pemuda di kawasan Alun-Alun Kidul untuk pulang ke rumah.

Petugas Polres Boyolali membawa sepeda motor yang tidak dilengkapi surat kendaraan di kawasan Alun-Alun Boyolali, Minggu (17/12). Tim Polres menggelar operasi sapu bersih balap liar di kawasan tersebut. (Istimewa/Polres Boyolali)

Petugas Polres Boyolali membawa sepeda motor yang tidak dilengkapi surat kendaraan di kawasan Alun-Alun Boyolali, Minggu (17/12). Tim Polres menggelar operasi sapu bersih balap liar di kawasan tersebut. (Istimewa/Polres Boyolali)

Sementara itu, tim operasi sapu bersih balap liar mendapati segerombolan pemuda di jalan Ir.Sukarno dengan sejumlah kendaraan yang siap balapan.

Saat itu tim langsung melakukan pemeriksaan kepada kendaraan dan pemiliknya tersebut. Alhasil, polisi mendapati 23 unit sepeda motor serta 2 unit mobil yang tidak melengkapi surat kendaraan bermotor dan ketentuan berlalulintas yang benar.

Dalam pemeriksaan itu, polisi juga mendapati tiga pemuda dalam kondisi mabuk. Selanjutnya, kendaraan dan pemuda mabuk diamankan di Polres Boyolali untuk di mintai keterangan lebih lanjut.

Sri Hatmo mengatakan, kegiatan cipta kodisi dilakukan untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang sering terganggu dengan adanya balap liar tersebut. “Kegiatan ini untuk memberikan rasa aman dan tenram untuk masyarakat di sekitar alun-alun yang sering merasa terganggu dengan adanya balap liar ini,” ungkap Sri Hatmo sebagaimana disampaikan Kasatlantas Polres Boyolali AKP Marlin S Payu kepada Solopos.com, Minggu.

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…