Proses pembangunan jalan menuju Pantai Ngrenehan tahap satu di wilayah Desa Kepek, Saptosari. (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja) Proses pembangunan jalan menuju Pantai Ngrenehan tahap satu di wilayah Desa Kepek, Saptosari. (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Minggu, 17 Desember 2017 04:20 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

WISATA GUNUNGKIDUL
Tahun Baru, Jalan ke Pantai Ngrenehan Sudah Mulus

Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul akan terus melakukan pengawasan terhadap proyek pembangunan  jalan menuju kawasan Pantai Ngrenehan

 
Solopos.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul akan terus melakukan pengawasan terhadap proyek pembangunan tahap I jalan menuju kawasan Pantai Ngrenehan, Desa Kanigoro, Saptosari.

Untuk tahap pertama, jalan yang dibangun sepanjang 3,5 kilometer dan hingga sekarang masih dalam proses pengerjaan.

Kepala Seksi Pembangunan, Bidang Bina Marga DPUPRKP Gunungkidul Suprapto mengakui, untuk pembangunan jalan dari Kepek, Saptosari menuju Pantai Ngrenehan di tahap pertama masih dalam proses pengerjaan.

Sesuai kontrak, pembangunan jalan sepanjang 3,5 km ditarget selesai pada 27 Desember. “Masih dalam proses karena waktu pengerjaan masih berlangsung hingga akhir tahun,” katanya kepada wartawan, Jumat (15/12/2017).

Dia menegaskan, agar pembangunan sesuai target yang telah direncanakan, dinas akan terus melakukan pengawasan dengan cara terjun ke lapangan. Diharapkan dengan pengawasan ini maka pengerjaan dapat maksimal dan selesai tepat waktu. “Untuk itu akan terus kami awasi, apalagi waktunya sudah mulai mepet dari target,” katanya.

Anggota Komisi C DPRD Gunungkidul Ery Agustin Sudiyati mengakui pihaknya belum melakukan pengecekan terhadap perkembangan pembangunan jalan dari Kepek menuju Pantai Ngrenehan.

“Belum kami cek lagi. Mudah-mudahan minggu depan bisa datang ke lokasi untuk mengetahui perkembangnya seperti apa,” kata Ery, kemarin.

Untuk saat ini, sambung dia, DPRD hanya bisa berharap agar proses pembangunan sesuai dengan target yang telah direncanakan. Pasalnnya, jika meleset dari rencana maka dapat berpengaruh terhadap target dalam penyelesaian akhir. “Harus diawasi, baik itu perkembangan pengerjaan maupun kualitas pembangunan apakah sudah sesuai dengan standar di dalam kontrak,” ujarnya.

Menurut dia, pembangunan jalan menuju Pantai Ngrenehan sangat dibutuhkan. Ini lantaran akses tesebut guna memperlancar jalur menuju kawasan pantai tersebut. Ery tidak menampik, kondisi jalan yang ada sekarang belum standar karena ruas yang dimiliki belum standar sehingga sulit digunakan untuk lewat kendaraan-kendaraan besar seperti bus pariwisata.

“Jalan menuju Ngrenehan masih sempit. Jadi dengan pembuatan jalur yang baru dapat menunjang pengembangan sektor wisata di kawasan itu,” katanya.

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…