Tamu Hotel di Jl Adi Sucipto Solo berhamburan keluar saat terasa gempa, Sabtu (16/12/2017) dini hari. (Insetyonoto/Solopos) Tamu Hotel di Jl Adi Sucipto Solo berhamburan keluar saat terasa gempa, Sabtu (16/12/2017) dini hari. (Insetyonoto/Solopos)
Sabtu, 16 Desember 2017 01:43 WIB Tim Solopos/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

Ternyata Jumat Malam Ada 2 Gempa, Warga Soloraya Sempat Berhamburan Keluar Rumah

Dua gempa terjadi pada Jumat (15/12/2017) malam.

Solopos.com, SOLO — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat dua gempa terjadi pada Jumat (15/12/2017) malam. Pusat dua gempa itu  berada pada lokasi berbeda. Gempa kedua yang berpotensi tsunami sempat membuat warga di wilayah Soloraya berhamburan keluar rumah mereka.

Akun Twitter Humas BMKG menyebut, gempa dirasakan warga di sepanjang pantai selatan Jawa. Gempa pertama terjadi pada pukul 23.04 WIB dengan kekuatan 4,5 SR. Gempa berpusat di koordinat 7,29 derajat Lintang Selatan (LS)  dan 106,69 derajat Bujur Timur (BT) atau 48 km barat daya Sukabumi, Hawa Barat. Gempa ini tidak berpotensi tsunami. (Baca: Kerusakan akibat Gempa)

Gempa kedua terjadi pada pukul 23.47 WIB  dengan kekuatan 6,9 SR sebelumnya dirilis 7,3 SR dan berpotensi tsunami. Gempa terjadi di koordinat 7,75 derajat LS dan 108,11 derajat BT pada kedalaman 107 km.

Gempa kedua getarannya cukup kencang terjadi sekitar beberapa detik juga dirasakan warga Soloraya. Pantauan Solopos.com, hingga pukul 00.30 WIB Sabtu (16/12/2017) dini hari, sejumlah warga masih bertahan di luar. Demikian halnya dengan tamu-tamu hotel yang ada di wilayah Jl Adisucipto, kawasan Purwosari dan kawasan lainnya.

Ahmad, warga Griya Delanggu Indah, Delanggu, Klaten mengaku merasakan dua kali gempa. “Lemari bergetar lalu saya bangunkan anak dan istri keluar rumah,” ujarnya.

Senada dengan Ismail, warga Grogol Sukoharjo. “Pada panik keluar rumah begitu terasa getaran.”

Bahkan warga Waringinrejo RT 01/RW 21, Cemani, Grogol, Sukoharjo sempat membunyikan kentongan bertanda ada lindu. “Begitu ada kentongan warga pada keluar. Tapi ini sudah pada masuk lagi.”

Salah seorang tamu hotel di Jl Adisucipto Irawan Ariyanto yang menginap di lantai VII mengatakan merasakan gocangan cukup keras.
“Badan saya terguncang. Cukup lama,” kata warga Semarang.

 

 

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTORINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…