Manchester City vs Tottenham Hotspur (JIBI/Reuters/Andrew Yates)
Sabtu, 16 Desember 2017 07:30 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos  Inggris Share :

LIGA INGGRIS
Manchester City Vs Tottenham: Tantangan Patahkan Kutukan 63 Tahun Silam

Liga Inggris akan menyajikan duel Manchester City vs Tottenham.

Solopos.com, MANCHESTER — Chelsea, Arsenal, Liverpool, hingga Manchester United gagal menghentikan tren kemenangan Manchester City di Liga Premier Inggris musim ini. Apakah Tottenham Hotspur berhasil menyetop kegilaan pasukan Josep “Pep” Guardiola itu?

City unstoppable. Mereka belum pernah terkalahkan dalam 16 pertandingan pembuka dan mencetak sejarah setelah mengukir  kemenangan beruntun dalam 15 pertandingan di Liga Inggris musim ini. The Citizens, julukan City, pun akan meneruskan tren kemenangan bersejarah itu menjadi 16 apabila bisa menaklukkan Tottenham di Stadion Etihad, Manchester, Minggu (17/12/2017) pukul 00.30 WIB.

Tottenham terpisahkan jarak tiga tangga dan terpaut 18 poin dari City yang menempati puncak klasemen sementara. Jika United dan Chelsea yang bertengger di atas Tottenham saja gagal mengatasi City, lantas apa yang bisa dilakukan Tottenham?

The Liliy Whites, julukan Tottenham, memang secara posisi tertinggal jauh dari City di klasemen sementara. Namun tim yang dinakhodai Mauricio Pochettino tersebut tidak terkalahkan dalam dua pertemuan melawan City di Liga Premier. Dele Alli dkk. menundukkan City 2-0 di kandang, dan menahan pasukan Guardiola 2-2 di Etihad.

Dalam sejarah Liga Premier, Spurs merupakan tim yang paling sering menang di markas City, yakni 10 kali. Jadi, kendati menjadi tim underdog, Tottenham tidak memiliki alasan untuk gentar ketika memasuki markas The Citizens.

“Lihat. Saya positif. Saya orang yang sangat positif. Saya sangat positif, kami akan pergi ke Manchester City untuk berusaha mena ng, berpikir kami bisa menang dan sepak bola tetaplah sepak bola, segalanya bisa saja terjadi,” ujar Pochettino, seperti dilansir standard.co.uk, Jumat (15/12/2017).

Pochettino mengakui kekuatan The Citizens jauh lebih tangguh ketimbang musim lalu. City bukan hanya satu-satunya tim yang tak terkalahkan di Liga Inggris musim ini. Mereka juga tim tersubur dengan 52 gol alias dengan rata-rata mesukkan 3,2 gol per laga. Bersama United, City sekaligus menjadi tim paling minim kebobolan yakni hanya 11 kali dalam 16 pertandingan.

Jika berhasil mengalahkan Tottenham, City akan menorehkan catatan milestone. Yakni sebagai tim pertama yang mampu mengalahkan Liverpool, Arsenal, Mancehster United, Chelsea dan Tottenham dalam satu musim sebelum memasuki Tahun Baru, sejak Wolverhampton Wanderers dan West Bromwich Albion melakukan hal serupa pada musim 1953/1954 alias 63 tahun silam.

Guardiola sendiri sangat tertantang menaklukkan Spurs mengingat mereka memiliki kemiripan, yakni sama-sama mengusung gaya permainan ofensif. “Saya pikir Tottenham dan Chelsea tim terbaik yang ingin bermain sepak bola. Mereka tidak menunggu lawan menekan, mereka ingin menciptakan permainan mereka sendiri,” ujar Guardiola, dilansir independent.co.uk.

Guardiola kemungkinan akan mengacak kembali lini depan timnya. Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu secara bergantian menurunkan Gabriel Jesus dan Sergio Aguero sebagai starter di ujung tombak City.

Namun, Guardiola tidak akan mengutak-atik posisi David Silva dan Kevin de Bruyne di lini kedua. Silva dan De Bruyne menjadi otak permainan City. Silva yang musim ini memilih gaya rambut plontos seperti Guardiola juga semakin rajin mencetak gol dalam beberapa laga terakhir, termasuk pada Derby Manchester dan melawan Swansea. “Saya senang dengan Silva. Dia sangat tajam dan saya senang dengan gol-golnya,” jelas Guardiola, seperti dilansir manchestereveningnews.co.uk.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…