Piper si penjaga bandara (mprnews.com) Piper si penjaga bandara (mprnews.com)
Sabtu, 16 Desember 2017 05:00 WIB M Rizal Fikri/JIBI/Solopos Internasional Share :

KISAH UNIK
Anjing Keren Ini Ternyata Petugas Bandara

Anjing bernama Piper menjadi pengusir burung di Bandara Cherry Capital, Michigan, Amerika Serikat.

Solopos.com, MICHIGAN – Seolah-olah mengalahkan manusia yang pengangguran, anjing bernama Piper memiliki pekerjaan tetap di sebuah bandara. Piper menjadi pengusir burung di Bandara Cherry Capital, Kota Traverse, Michigan, Amerika Serikat.

Burung-burung liar yang berkeliaran di bandara menjadi masalah tersendiri bagi manajemen bandara. Burung-burung yang tertabrak atau tersedot ke mesin pesawat bisa mengakibatkan kerusakan fatal. Mengutus beberapa orang untuk mengusir burung tersebut bukan penyelesaian yang benar karena burung akan tetap kembali.

Untuk mengatasi hal itu Bandara Cherry Capital di Michigan, Amerika Serikat menggunakan jasa seekor anjing. Dilansir Great Big Story, Selasa (12/12/2017), anjing tersebut dinamai Piper dan disebut sebagai Aviation Bird Dog.

Piper dilatih untuk mengusir jenis burung yang ada di areal bandara. Bersama pelatihnya Brian Edwards, Piper biasanya terlebih dahulu diajak berkeliling bandara mengendarai mobil, saat ada burung, dia akan dikeluarkan dari mobil dan dengan sendirinya mengejar burung-burung yang ada.

“Saya sudahbersama Piper kurang lebih tiga tahun terkahir. Dengan adanya Piper, burung-burung yang kerap berada di areal landasan pacu berkurang drastis. Keberadaan Piper membuat burung-burung mengira anjing tersebut predator yang akan memangsa,” ucap Brian kepada Great Big Story.

Brian memberikan kacamata anti-ultraviolet untuk Piper saat dia akan bertugas. Selain untuk melindungi mata Piper dari sinar matahari, kacamata tersebut berguna untuk melindungi mata Piper dari benda asing.

 

 

lowongan pekerjaan
PKG 39, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…