Deddy Corbuzier dan Chairul Tanjung (Instagram @mastercorbuzier) Deddy Corbuzier dan Chairul Tanjung (Instagram @mastercorbuzier)
Sabtu, 16 Desember 2017 23:30 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Issue Share :

Deddy Corbuzier Main Sulap Bareng Chairul Tanjung

Ini alasan Deddy Corbuzier main sulap bareng Chairul Tanjung di HUT Transmedia.

Solopos.com, SOLO – Beberapa tahun belakangan ini, Deddy Corbuzier hampir tidak pernah menunjukkan kemampuannya bermain sulap. Dia memang memilih mundur dari dunia sulap yang membesarkan namanya demi menghabiskan waktu bersama anak semata wayangnya, Azkanio Nicola Corbuzier.

Alasan Deddy Corbuzier main sulap bareng Chairul Tanjung (Instagram @mastercorbuzier)

Alasan Deddy Corbuzier main sulap bareng Chairul Tanjung (Instagram @mastercorbuzier)

Tapi, Deddy Corbuzier mendadak tampil kembali dengan menyuguhkan aksi sulap spektakuler dalam acara ulang tahun ke-16 Transmedia, Jumat (15/12/2017). Dalam acara yang disiarkan langsung Trans TV dan Trans 7 itu, Deddy mengajak Chairman dan Founder Transmedia, Chairul Tanjung, bermain bersamanya.

Penampilan Deddy Corbuzier membuat warganet kaget. Mereka penasaran apa yang membuat Deddy mengingkari janjinya yang tidak mau lagi bermain sulap. Guna menjawab rasa penasaran netizen, Deddy menjelaskan alasannya tampil di acara tersebut melalui laman Instagram pribadinya, @mastercorbuzier.

Deddy menegaskan dirinya sama sekali tidak dibayar untuk tampil di acara tersebut. Dia mau memeriahkan acara tersebut dengan syarat Chairul Tanjung ikut bermain dengannya. “Saya sangat senang. Saya tidak dibayar malam ini ketika perform. Bapak Chairul Tanjung minta saya untuk membawa satu segmen untuk FIFA World Cup. Dan saya jawab saya sudah tidak main lagi. Kecuali bapak main sama saya dan saya tidak terima bayaran,” ungkap Deddy.

Seperti diketahui, Deddy Corbuzier telah berjanji tidak akan bermain sulap untuk kepentingan komersil. Oleh sebab itulah Deddy tidak mau menerima bayaran atas penampilannya. “Saya tidak mau menerima bayaran untuk aksi sulap saya. Sebab, saya sudah tidak bermain sulap untuk kepentingan komersil,” tegasnya.

Ketegasan Deddy Corbuzier memegang prinsip hidup membuat warganet bangga. Tak ketinggalan, mereka memberikan pujian atas penampilan Deddy yang luar biasa dalam acara tersebut. “Sempat heran tadi malam om main sulap lagi. Ternyata ini alasannya, keren banget itu,” komentar @widyalesterao.

“Ketika sudah memutuskan berhenti, namun masih menampilkan sesuatu yang menarik untuk kepentingan menghibur. Itulah namanya seniman sejati. Berhenti bukan berarti tidak lagi mengenali atau menampilkan. Namun hanya mengingat,” sambung @tita1628.

“Prinsip dan pemikiran yang beda itu yang membuat saya mengidolakan om. Keren banget om, lanjutkan,” imbuh @itadeasy.

 

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…