Bocah penjual tisu yang gemar membaca buku (Instagram) Bocah penjual tisu yang gemar membaca buku (Instagram)
Jumat, 15 Desember 2017 14:45 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

KISAH INSPIRATIF
Bocah Ini Sempatkan Baca Buku Meski Harus Jualan Tisu di Jalanan

Bocah penjual tisu gemar membaca buku viral di media sosial.

Solopos.com, JAMBI – Sebuah foto bocah laki-laki penjual tisu yang sedang membaca buku mengundang simpati warganet. Bocah tersebut diceritakan mencuri waktu membaca di sela-sela waktu menjual tisu.

Foto tersebut pertama kali diunggah di akun Instagram @kemas_intizham pada bulan Agustus 2017, Foto tersebut belum lama ini kembali viral setelah dicuitkan oleh pengguna akun @mardiasih, Selasa (12/12/2017).

“Andai banyak anak seperti ini: pekerja keras dan suka baca. Anak ini keliling berjualan tisu. Ia mampir ke lapak kami. Lalu meminjam buku. Setelah memegang satu buku dan membaca beberapa halaman, ia mengatakan bahwa ia tertarik dengan buku yang ia pegang. Kami bertukar barang. Ia meminjam satu buku milik kami. Kami membeli tiga bungkus tisu yang ia jual. Ia pamit mau lanjut berjualan,” tulis @kemas_intizham.

Dalam foto yang viral itu bocah laki-laki itu tampak sibuk membaca buku, di samping kiri dan kanannya ada plastik hitam berisi tisu yang harus dia jual. Akun @kemas_intizham menjelaskan dua jam setelah meminjam buku, bocah itu kembali datang kemudian mengembalikan buku yang ia pinjam.

“Bang, bukunya sudah selesai saya baca. Besok boleh pinjam lagi ya?” ucap si bocah saat mengembalikan buku.

Akun @kemas_intizham yakin bocah yang meminjam buku itu benar-benar membaca buku yang ia bawa karena saat ditanya apa isi bukunya si bocah bisa menjawab. Tak hanya itu, si bocah membaca buku di sela-sela kegiatannya menjual tisu. Saat mengembalikan buku, tas plastik berisi dagangan tisu yang sebelumnya berjumlah dua pun tinggal satu plastik.

Cerita tentang bocah penjual tisu yang gemar membaca itu mengundang simpati warganet. Beberapa komentar mengungkap haru, hingga ingin membantu si bocah dengan membelikan buku.

“Baca ini ko ya cari mbrebes mili,” cuit @Sahar_Amalia.

“Baca ini bikin terharu dan mata berkaca-kaca. Di sisi lain juga membuat gue optimis bahwa masih ada generasi yang punya minat baca, di antara banyaknya mereka yang hanya minat pada gadget saja,” cuit @miss_rainny.

Akun @fashionandcinta mengomentari Instagram @kemas_intizham kalau si bocah ingin pinjam lagi sebaiknya ditawarin bukunya buat dia. Pengguna akun @fashionandcinta bersedia untuk membayar biaya buku.

“Kalau mampir mau baca, tawarin aja ya Mas kalau dia mau. Saya yang bayarin. Inbox saya atau Whatsapp saja. Semoga tidak menyusahkan,” tulis @fashionandcinta.

Andai banyak anak seperti ini: pekerja keras dan suka baca. Anak ini keliling berjualan tisu. Ia mampir ke lapak kami. Lalu meminjam buku. Setelah memegang satu buku dan membaca beberapa halaman, ia mengatakan bahwa ia tertarik dengan buku yang ia pegang. Kami bertukar barang. Ia meminjam satu buku milik kami. Kami membeli tiga bungkus tisu yang ia jual. Ia pamit mau lanjut berjualan. Sekitar dua jam setelah ia pergi dari lapak kami, ia lewat lagi di lapak kami. Kini ia hanya menjinjing satu kresek hitam tisu. Sebelumnya ada dua kresek. Artinya, dagangannya telah laku separuh. Lalu ia bilang: “Bang, bukunya sudah selesai saya baca. Besok boleh pinjam lagi, ya.” Berarti, ia berjualan sambil mencuri waktu membaca. Saya yakin ia benar membaca. Sebab, saya beberapa kali bertanya kepadanya tentang isi buku itu. Ia bisa menjawabnya.

A post shared by Kemas Muhammad Intizham (@kemas_intizham) on

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…