Logo Kabupaten Sleman. (JIBI/Harian Jogja/Dok) Logo Kabupaten Sleman. (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Jumat, 15 Desember 2017 14:55 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

21 Proyek APBD Sleman 2018 Mulai Dilelang

Setidaknya 21 paket kegiatan tahun depan mulai dilelang

Solopos.com, SLEMAN-Untuk mempercepat sektor pembangunan infrastruktur, Pemkab Sleman menerapkan kebijakan baru dengan melelang proyek 2018 mulai Desember ini. Setidaknya 21 paket kegiatan tahun depan mulai dilelang.

Kasubag Pelaksanaan Pengadaan Badan Pelayanan Lelang (BPL) Sleman Rulling Yuliyanto menjelaskan, lelang proyek 2018 mulai dilelang sejak Kamis (14/12/2017) ini. Beberapa SKPD sudah memasukkan paket pelelangan ke BPL seperti DPUP-KP, Kesehatan, maupun SKPD lainnya.

“Mulai hari ini (kemarin) dilelang.  Untuk Desember ini ada 21 paket yang dilelang baik fisik maupun nonfisik,” katanya kepada Harian Jogja, Kami (14/12/2017).

Selama 2017, BPL melakukan 316 lelang dari seluruh kegiatan SKPD baik fisik maupun nonfisik. Jumlah tersebut diperkirakan naik tahun depan seiring kenaikan anggaran APBD 2018 dibandingkan APBD 2017. “Yang mulai dilelang ada paket kegiatan fisik maupun nonfisik. Seperti penataan TPU Seyegan [fisik] dan paket makanan pasien RSUD Sleman [non fisik],” katanya.

Pihaknya terus menunggu kesiapan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD)/Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk pelimpahan berkas yang akan dilelang. Sebab, paket-paket kegiatan yang akan dilelang lebih dulu dimasukkan dalam data entry di sistem RUP. Total nilai lelang yang diajukan Desember ini di atas Rp5 miliar.

Dari penelusuran Harian Jogja, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman paling banyak yang mengajukan lelang ke BPL pada Desember ini. Mulai paket penataan kawasan kumuh hingga pemasangan jaringan pipa. Sementara, SKPD lain lebih mengedepankan paket layanan jasa seperti jasa kebersihan, pramusaji, dan keamanan.

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…