Sejumlah kendaraan proyek hilir mudik di ruas Tol Soker di Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Rabu (13/12/2017). (Aries Susanto/JIBI/Solopos) Sejumlah kendaraan proyek hilir mudik di ruas Tol Soker di Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Rabu (13/12/2017). (Aries Susanto/JIBI/Solopos)
Kamis, 14 Desember 2017 07:15 WIB Aries Susanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

Tol Soker Tak Dibuka Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Tol Soker tak dibuka saat libur Natal dan Tahun Baru.

Solopos.com, BOYOLALI — Tol Solo-Kertosono (Soker) dipastikan belum dibuka saat libur panjang Natal dan Tahun Baru 2018. Pelaksana proyek akan menggunakan sisa waktu sedikit itu untuk fokus merampungkan proyek jalan Tol tahun ini.

Kepala Satker Tol Soker, Agung Sutarjo, mengatakan hingga saat ini belum ada pembicaraan apakah Tol Soker akan difungsikan saat Natal dan Tahun Baru 2018. Agung secara pribadi berpendapat tak perlu membuka Tol Soker yang belum selesai itu, meski sekadar untuk jalur alternatif.

Pertimbangannya ialah saat Natal dan Tahun Baru berbeda dengan saat Lebaran yang terjadi lonjakan jumlah kendaraan secara signifikan. “Saat Lebaran saja, arus yang melintasi Tol Soker masih terkendali, jadi menurut saya belum perlu sampai pembukaan Tol Soker untuk jalur alternatif,” kata Agung, Rabu (13/12/2017).

Agung berharap Natal dan Tahun Baru tak sampai membuka Tol Soker yang saat ini masih dalam penyelesaian. Ia mengaku khawatir jika Tol dibuka saat Natal dan Tahun Baru akan membuat pekerjaan proyek terganggu.

“Kalau Tol dibuka kan risikonya banyak. Kendaraan yang lalu lalang akan membuat proyek terganggu. Dan ini membuat target perampungan proyek Tol bisa tertunda lagi,” jelasnya.

Target penyelesaian Tol Soker ialah akhir 2017. Target tersebut untuk penyelesaian jalur Solo-Ngawi, belum sampai Ngawi-Kertosono.

“Pertengahan Januari 2018, Tol saya perkirakan sudah bisa diresmikan,” ujar Agung.

Sementara itu, PT Solo Ngawi Jaya (SNJ) juga menambah tiga pintu tol Solo Kertosono (Soker) di tiga daerah. Penambahan pintu tol Soker itu atas permintaan dari tiga kepala daerah, yakni Boyolali, Sragen, dan Grobogan.

Di Boyolali, pintu tol tambahan dibangun di daerah dekat Bandara Adi Soemarmo, di Sragen dibangun di Kecamatan Sambungmacan, dan di Grobogan dibangun di jalan raya Solo-Purwodadi.

Dengan adanya penambahan tiga gerbang pintu tol baru jumlah keseluruhan pintu tol Soker menjadi delapan pintu. Kelima pintu yang sudah ada yakni Ngasem, Klodran, Kebakkramat, Sragen, dan Ngawi.

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…