Tim mahasiswa yang membuat aplikasi E-Penting berfoto bersama akademisi STMIK AKAKOM. (IST/Humas AKAKOM) Tim mahasiswa yang membuat aplikasi E-Penting berfoto bersama akademisi STMIK AKAKOM. (IST/Humas AKAKOM)
Kamis, 14 Desember 2017 18:20 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Mau Hemat? Aplikasi E-Penting Cegah Besar Pasak Daripada Tiang

Aplikasi ini dapat mengendalikan pengeluaran kebutuhan sehari-hari

Solopos.com, BANTUL-Tiga mahasiswa yang tergabung dalam Rim Racspira STMIK AKAKOM berhasil menciptakan aplikasi electronic personal accounting yang kemudian diberi nama E-Penting. Mereka berhasil mendulang juara pertama dalam Elinfo Competition 2017 yang digelar di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pekan lalu.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Yudistiro Septian Dwi Saputro, Yudha Pratama Putra dan Kristiawan Adi Lutvianto dari Jurusan Teknik Informatika, STMIK AKAKOM. Ketua Tim Yudistiro menjelaskan, aplikasi tersebut sangat cocok untuk mengontrol keuangan mahasiswa dan pelajar. Ia menamakan aplikasi tersebut dengan istilah E-Penting yang merupakan gabungan dari electronic personal accounting.

Ia menambahkan, pengunaan aplikasi E-Penting relatif mudah. Pengguna dapat memasukkan data pemasukan dan pengeluaran atau penggunaan uang setiap harinya pada halaman awal aplikasi dengan menekan tombol plus, kemudian memilih menu tambah data. Selanjutnya melakukan input data pemasukan atau pengeluaran terkait berikut dengan keterangannya.  “Penggunaan sangat mudah, karena berbasis android,” terangnya kepada Harian Jogja, Selasa (12/12/2017).

Apabila data yang dimasukkan merupakan suatu jenis pengeluaran, kata dia, maka dapat memilih kategori pengeluaran tersebut dikelompokkan. Selain itu, pengguna juga bisa membuat kategori baru untuk mengelompokkan data pengeluaran sesuai kebutuhan yang ada.

Kelebihan dari E-Penting, lanjut Yudis, ketika pengeluaran sudah terlampaui batas, ada tanda pengingat sehingga pengguna dapat membatasinya. Pesan pengingat itu dikirim langsung oleh aplikasi E-Penting dengan logo aplikasi dominan warna hijau membentuk lingkaran yang tengahnya terdapat tulis Rp di bawahnya tertulis E-penting.

Aplikasi ini dapat mengendalikan pengeluaran kebutuhan sehari-hari agar tidak besar pasak daripada tiang. “Ketika melebihi batas, akan muncul notifikasi seperti ada semacam chat atau pesan sebagai pengingat,” imbuh mahasiswa angkatan 2015 ini.

Yudis bersama kedua rekannya tidak lama membuat aplikasi tersebut dari penelitian hingga membuat fitur standar hanya butuh waktu sekitar sebulan saja. “Sekitar itu, karena pekan pertama kami buat fitur standar cuma pencatat pemasukan dan pengeluaran kemudian meminta respons teman-teman kami,” ungkap dia.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…