Salah satu kelompok menampilkan kreativitas dalam Festival Karawitan Anak dan Remaja Kota Madiun 2017 di Gedung Kesenian setempat, Kamis (14/12/2017). (Istimewa/Pemkot Madiun) Salah satu kelompok menampilkan kreativitas dalam Festival Karawitan Anak dan Remaja Kota Madiun 2017 di Gedung Kesenian setempat, Kamis (14/12/2017). (Istimewa/Pemkot Madiun)
Kamis, 14 Desember 2017 23:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

Festival Karawitan Anak dan Remaja Kota Madiun Tampilkan 18 Grup 

Ada 18 grup karawitan dari jenjang SD hingga SMA yang mengikuti Festival Karawitan tingkat Kota Madiun.

Solopos.com, MADIUN — Ratusan pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA di Kota Madiun mengikuti Festival Dalang Bocah dan Karawitan Anak dan Remaja tingkat Kota Madiun 2017. Festival ini dilaksanakan di Gedung Kesenian setempat pada Kamis (14/12/2017).

Ratusan pelajar itu mengenakan kebaya untuk perempuan dan pakaian Jawa untuk laki-laki. Ada 18 grup yang mengikuti festival tersebut. Masing-masing kelompok menyajikan kreativitas masing-masing. Setiap kelompok diwajibkam membawakan lagu Pecel Madiun.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun, Agus Purwowidakdo, mengatakan acara ini sebagai upaya pemerintah melestarikan seni budaya Nusantara. Seni karawitan dan wayang kulit merupakan warisan budaya yang sarat nilai kehidupan.

“Kegiatan ini semoga menjadi wadah bakat dan minat pelajar Kota Madiun terhadap seni karawitan dan wayang kulit,” kata dia yang dikutip Madiunpos.com dalam siaran pers.

Agus menuturkan ada 18 grup karawitan yang mengikuti festival ini. Delapan grup dari jenjang SD/MI, enam grup dari jenjang SMP, dan empat grup dari jenjang SMA.

Setelah festival karawitan, kata dia, berlanjut festival wayang kulit dengan dalang dari kalangan pelajar. Ada enam finalis dalang bocah dari tingkat SD hingga SMP. Mereka beradu kemampuan memainkan dan bercerita menggunakan wayang kulit.

Juara festival dalang bocah akan tampil dalam pergelaran seni wayang kulit pada Jumat (29/12/2017). “Prinsipnya pemerintah wajib hadir memberikan fasilitas, pendampingan, hingga kesempatan unjuk gigi,” kata dia.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…