Antrean pelanggan di outlet Vallens Cake, Solo, Selasa (12/12/2017). (Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com) Antrean pelanggan di outlet Vallens Cake, Solo, Selasa (12/12/2017). (Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com)
Selasa, 12 Desember 2017 13:45 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Issue Share :

Selalu Ramai, Rasa Vallens Cake Bikin Penasaran

Rasa kue kekinian Vallens Cake yang tokonya selalu ramai membuat penasaran.

Solopos.com, SOLO – Puluhan orang mengantre di toko kue kekinian Vallens Cake, Solo, Jawa Tengah, Selasa (12/12/2017). Mereka mengantre untuk menikmati promo hari belanja online nasional (Harbolnas) yang digelar Vallens Cake.

Meski belum melayani pembelian secara online, pengelola toko Vallens Cake mengadakan promo beli dua gratis satu untuk memeriahkan Harbolnas. Selain itu, promo ini dilakukan untuk memperkenalkan Vallens Cake kepada masyarakat Kota Bengawan.

“Kami memang belum melayani pembelian secara online. Tapi, Harbolnas ini kan memang selalu ramai, euforianya juga bagus. Jadi, kami mengadakan promo mumpung momennya pas. Promo beli dua gratis satu ini berlangsung dari pukul 08.00 sampai 12.00 WIB saja. Tapi, kami tetap buka sampai pukul 22.00 WIB,” kata Marketing Vallens Cake, Anggita, saat berbincang dengan Solopos.com.

Marketing Vallens Cake Solo, Anggita, (baju biru) melayani pelanggan, Selasa (12/12/2017). (Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com)

Marketing Vallens Cake Solo, Anggita, (baju biru) melayani pelanggan, Selasa (12/12/2017). (Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com)

Terbukti, promo Harbolnas ini membuat toko Vallens Cake ramai pengunjung. Salah satu pengunjung asal Kota Solo, Lois, mengaku sangat penasaran dengan kue kekinian yang meramaikan kancah kuliner. “Penasaran aja sih, saya belum pernah ke sini. Pengin coba rasanya kayak gimana. Sekarang kan kue yang begini lagi hits, kalau enak kan bisa dijadikan referensi buat keluarga dan teman-teman,” kata Lois.

Senada dengan Lois, pengunjung asal Kota Semarang, Anik, mengaku sangat penasaran dengan rasa kue ala Via Vallen ini. Dia yang jauh-jauh datang dari Semarang berniat memberikan kue tersebut kepada keluarganya. “Penasaran di Solo katanya ada kuenya Via Vallen. Ini kebetulan mampir ya saya coba. Kalau yang di Semarang kan ada banyak [toko kue artis], tapi bentuk dan rasanya pasti beda sama di Solo. Cuma ini kok bungkusnya plastik. Biasanya kalau kue artis lainnya kan papper bag bungkusnya. Jadi lebih enak bawanya,” tuturnya.

Anggita menambahkan, selama sebulan belakangan, toko Vallens Cake tidak pernah sepi pengunjung. Setiap harinya, toko ini bisa menjual sampai ratusan kue. Bukan hanyya penggemar Via Vallen alias Vyanisty saja. Masyarakat Kota Solo yang penasaran dengan kue dipromosikan dengan nama Via Vallen itu.

“Alhamdulillah sih mbak, setiap hari laku ratusan kotak. Kalau pas weeknd bisa sampai tiga sampai empat kali produksi. Sekali produksi biasanya 240 loyang. Bukan cuma Vyanisty aja, tapi juga masyarakat yang penasaran ikut antre buat mencicipi rasa Vallens Cake,” sambung dia.

Promo Harbolnas ini juga dimanfaatkan oleh beberapa penggemar berat Via Vallen, Vyanisty. Pandu Asoy, salah satu Vyanisty Sukoharjo, sangat menyukai rasa kue kekinian sang idola. Menurutnya kue ala Via ini berbeda dengan beberapa kue artis lain yang pernah dicobanya.

“Rasanya Vallens Cake ini beda bangetn sama kue artis lain. Kalau kue yang lain itu agak seret, tapi Vallens Cake lembut dan manis. Saya sebelumnya sudah pernah coba, rasanya enak. Makanya balik lagi,” ungkap Pandu Asoy.

Vyanisty membeli kue Vallens Cake saat Harbolnas di outlet Vallens Cake Solo, Selasa (12/12/2017). (Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com)

Vyanisty membeli kue Vallens Cake saat Harbolnas di outlet Vallens Cake Solo, Selasa (12/12/2017). (Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com)

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…