Petugas PLN memutus aliran listrik salah satu pelanggan yang menunggak membayar tagihan listrik pada periode September-Oktober 2017, Selasa (12/12/2017). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja) Petugas PLN memutus aliran listrik salah satu pelanggan yang menunggak membayar tagihan listrik pada periode September-Oktober 2017, Selasa (12/12/2017). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 12 Desember 2017 18:40 WIB Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Sambungan Listrik 1.212 Rumah Diputus PLN

8.600 pelanggan listrik nunggak bayar.

Solopos.com, JOGJA–Sebanyak 8.600 dari 1,13 juta pelanggan listrik di DIY belum membayar tagihan listrik untuk periode September-Oktober 2017. PT PLN (Persero) Area Jogja bertindak tegas dengan memutus aliran listriknya.

Manager Area PLN Jogja, Eric Rossi mengatakan, tepat tanggal 12 bulan 12 (Desember), petugas mulai memutus aliran listrik 8.600 pelanggan itu secara bertahap. Untuk tahap pertama, pemutusan dilakukan terhadap 1.212 pelanggan yang menuggak.

Sebanyak 1.212 penunggak mayoritas tinggal di Kota Jogja. Langkah pemutusan dilakukan untuk mengamankan pendapatan PLN. Ia menargetkan, dari 1.212 jaringan yang terputus, PLN dapat menerima kembali biaya Rp1,9 miliar yang masih ditanggung penunggak.

“[Pemutusan] Belum ke semua pelanggan dengan kategori tunggakan dua sampai tiga bulan karena dilakukan secara bertahap,” kata Eric pada Solopos.com, Selasa (12/12/2017).

Pemutusan aliran listrik juga dapat dilakukan dengan pemutusan kabel pada tiang listrik jika petugas tidak dapat menjangkau kWh meter baik karena pagar rumah terkunci atau kondisi rumah kosong.

Eric mengatakan, pemutusan dilakukan saat pelanggan tidak membayar tagihan listrik kepada PLN. Setiap tanggal 20 setiap bulan adalah batas akhir pelunasan rekening, sekaligus dimulainya periode pemutusan pada bulan itu.

lowongan pekerjaan
BPR BINSANI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…