Terdakwa kasus kepemilikan amunisi Muhammad Bahrun Naim menjalani sidang di Pengadilan Negeri Solo, 21 Februari 2011. (JIBI/Solopos/Dok) Terdakwa kasus kepemilikan amunisi Muhammad Bahrun Naim menjalani sidang di Pengadilan Negeri Solo, 21 Februari 2011. (JIBI/Solopos/Dok)
Selasa, 12 Desember 2017 20:00 WIB JIBI/Solopos/Antara Peristiwa Share :

Kapolri Pastikan Kabar Bahrun Naim Tewas Hoax!

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan kabar Bahrun Naim tewas hanya hoax.

Solopos.com, JAKARTA — Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan bahwa informasi petinggi ISIS Bahrun Naim tewas hanya kabar bohong atau hoax.

“Info tewasnya Bahrun Naim itu hanya sebatas [kabar] media sosial,” kata Jenderal Tito di Mabes Polri, Jakarta, Selasa.

Pasalnya, Polri melalui Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) telah menghubungi Interpol dan petinggi beberapa negara yang memiliki akses dengan negara Suriah. Hasilnya, mereka belum bisa mengetahui kepastian kabar tersebut.

Kabar kematian Bahrun beredar luas di masyarakat sejak Kamis (30/11/2017) melalui aplikasi pesan Whatsapp. Namun Bahrun Naim diketahui telah menghubungi keluarganya di Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, pada awal Oktober lalu. Hal itu diugkapkan pengacara keluarga Bahrun Naim, Anies Prijo Ansharie, dalam jumpa pers di Kompleks Stadion Manahan, Solo, Rabu (6/12/2017).

“Bahrun Naim masih sering menghubungi keluarga meskipun hanya sekedar menanyakan kabar. Terakhir berkomunikasi dengan keluarga sekitar Oktober setelah itu putus komunukasi sampai sekarang,” ujar Anies. Baca juga: Sempat Kontak Keluarga di Solo, Bahrun Naim Diyakini Masih Hidup.

Keluarga pun meyakini Bahrun Naim masih hidup. Baca juga: Polisi Curiga Isu Bahrun Naim Tewas Cuma Trik.

Bahrun Naim disebut-sebut sebagai dalang aksi teror bom Thamrin, Jakarta Pusat, pada Januari 2016. Bahrun yang kerap disebut sebagai pimpinan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) ini merupakan perekrut sejumlah teroris dari Indonesia. Bahrun kerap mengajarkan cara membuat bom melalui grup-grup Telegram internal teroris.

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…