Pemain baru Persis Solo, Agung Supriyanto (kedua dari kanan), meluapkan perasaan seusai berhasil mencetak gol lewat sundulan saat melawan Persiba Bantul dalam pertandingan Liga 2 di Stadion Manahan Solo, Kamis (3/8/2017). (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan) Pemain baru Persis Solo, Agung Supriyanto (kedua dari kanan), meluapkan perasaan seusai berhasil mencetak gol lewat sundulan saat melawan Persiba Bantul dalam pertandingan Liga 2 di Stadion Manahan Solo, Kamis (3/8/2017). (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan)
Senin, 11 Desember 2017 20:25 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

PERSIS SOLO
Tiga Striker Tidak Dipertahankan

Persis Solo berencana melepas sejumlah pemain.

Solopos.com, SOLO — Persis Solo melepas hampir separuh dari 23 pemain yang masuk skuat tim musim lalu. Beberapa pemain yang sudah resmi dilepas itu merupakan striker yakni Rudiyana, Agung Supriyanto dan Joko Prayitno.

Keputusan manajemen yang melepas Rudiyana terbilang mengejutkan. Pasalnya, eks striker Persib Bandung itu merupakan top score di tim Persis Solo musim ini dengan 7 gol. Torehan gol dari Rudiyana unggul dari Bayu Nugroho dan Tri Handoko yang sama-sama mengemas 5 gol musim ini.

Saat dihubungi Solopos.com, Senin (11/12/2017), Rudiyana membenarkan dirinya sudah tidak akan memperkuat Persis Solo musim depan. Dia mengaku sudah diberi tahu manajemen melalui pesan terkait nasibnya di Persis Solo. Melalui pesan itu, Rudiyana diberi tahu bila manajemen hanya mempertahankan beberapa pemain. Kebetulan Rudiyana termasuk dalam daftar pemain yang tidak dipertahankan.

Untuk itu, manajemen mempersilakan bila Rudiyana ini berganti klub musim depan. Manajemen juga mengucapkan terima kasih atas kerja samanya selama ini. “Tidak ada surat resmi. Pesan itu saya terima lewat Whatsapp tadi [Minggu] malam,” jelas Rudiyana.

Rudiyana sebetulnya memprioritaskan untuk bertahan di Persis Solo jika kembali diberi kesempatan untuk memperkuat Laskar Sambernyawa musim depan. Sebelumnya dia mengaku sudah dihubungi beberapa klub yang berkompetisi di Liga 1 dan Liga 2. Meski begitu, dia belum memberikan persetujuan karena masih memprioritaskan Persis Solo.

Meski tidak dipertahankan, Rudiyana mengaku tidak lagi bimbang dalam mengambil langkah ke depannya. “Kemarin memang saya lebih fokus [prioritas] ke Persis. Tapi, sekarang sudah ada keputusan dari manajemen sehingga saya bisa menentukan langkah. Ini saya masih dalam tahap bernegosiasi dengan tim baru,” terang Rudiyana.

Media Officer Persis Solo, Budi Cahyono, mengatakan hampir separuh pemain yang masuk sekuat musim lalu tidak dipertahankan. Selain Rudiyana, kata Budi, Joko Prayitno dan Agung Supriyanto juga tidak dipertahankan oleh manajemen. Dua pemain itu sebetulnya jebolan Timnas U-23 pada era Aji Santoso. Akan tetapi, selama bergabung dengan Persis, Joko Prayitno lebih banyak berkutat dengan cedera.

Sementara Agung Supriyanto yang direkrut di paruh kompetisi hanya bisa menyumbangkan dua gol untuk Persis Solo. “Ada separuh pemain yang tidak dipertahankan, tiga di antaranya ya mereka. Selebihnya, saya tidak bisa memberi tahu,” ucapnya.

Lini depan Persis Solo memang menjadi sorotan menyusul tersingkirnya Laskar Sambernyawa di babak delapan besar Liga 2 di Stadion Patriot Candrabhaga pada pertengahan November 2017 lalu. Dari tiga laga yang dijalani, Persis Solo hanya bisa mencetak sebiji gol melalui kaki Tri Handoko saat menghadapi PSMS Medan di laga pamungkas. Meski banyak menciptakan peluang, buruknya penyelesaian akhir membuat lini depan Persis Solo kurang produktif.

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…