Pria sukoharjo antar putrinya ke sekolah pakai sepeda (Facebook) Pria sukoharjo antar putrinya ke sekolah pakai sepeda (Facebook)
Senin, 11 Desember 2017 15:10 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Antar Putri ke Sekolah, Pria Sukoharjo Tempuh 15 Km Pakai Sepeda Ontel

Cerita tentang pria asal Sukoharjo membuat warganet berniat menggalang dana.

Solopos.com, SUKOHARJO – Foto pria asal Sukoharjo, Jawa Tengah mengantar putrinya ke sekolah menjadi viral di media sosial (medsos). Pria yang belum diketahui namanya itu setiap hari mengayuh sepedanya menempuh jarak kurang lebih 15 km untuk mengantar anaknya ke sekolah.

Kisah bapak-bapak asal Sukoharjo naik sepeda mengantar anaknya ke sekolah diunggah menjadi viral karena diunggah pengguna akun Facebook Khen di grup Facebook Info Wong Solo (IWS), Jumat (8/12/2017).

“Para saudara sekalian, ini bapaknya biasa mengantar anaknya kesekolah pakai sepeda ontel. Dari daerah Pasar Cuplik Sukoharjo ke daerah Jombor tempat anaknya sekolah. Jarak yang harus ditempuh kurang lebih 15 Km,” tulis Khen. Dalam unggahannya Khen juga menginformasikan bapak-bapak itu berdomisili di Desa Gesingan RT04/RW10, sebelah selatan Pasar Cuplik, Sukoharjo.

Dalam unggahannya Khen melampirkan foto saat bapak-bapak itu memboncengkan putrinya saat perjalanan ke sekolah. Di kolom komentar beberapa warganet menerangkan si anak merupakan anak berkebutuhan khusus dan bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) di daerah Jombor.

Pria asal Sukoharjo tempuh kurang lebih 15 Km antar anaknya sekolah (Facebook)

Pria asal Sukoharjo tempuh kurang lebih 15 Km antar anaknya sekolah (Facebook)

Berdasarkan data lokasi yang diunggah di facebook, Solopos.com, Senin (11/12/2017) mencoba mencari data jarak yang ditempuh bapak-bapak tersebut. Berpatokan titik awal di Pasar Cuplik Sukoharjo ke SLB B-C Hamong Putro Jombor, Jombor, Sukoharjo jarak yang ditempuh bapak-bapak tersebut kurang lebih 6,7 Km. Diperkirakan pernyataan jarak yang ditempuh kurang lebih 15 Km untuk pulang pergi.

Informasi viral tersebut sontak ramai dikomentari warganet. Hingga Senin siang pukul 12.30 WIB, unggahan tersebut sudah dibagikan ulang lebihd ari 500 kali dan diramaikan lebih dari 640 komentar. Sebagian besar komentar yang terpantau adalah warganet yang berniat menggalang dana untuk bapak-bapak dan putrinya.

“Anggota IWS kan banyak, seumpama patungan Rp5.000 untuk membelikan sepeda bagaimana? Ini hanya usul,” tulis Didik Yhn.

“Mari patungan, nominal seikhlasnya, yang penting amanah dan terlaksana,” tulis Gondrong Ok.

“Ayo lur, ngumpul Alun-Alun, bawa donasi seikhlasnya,” tulis Rizky Milanisti Rezpector.

“Ayo gek ndang, suk Minggu kumpul Alun-Alun Kidul, urunan beli motor bekas aja,” tulis Indah Yusuf Hartoni.

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…