Ilustrasi pengobatan gratis. (Insetyonoto/JIBI/Semarangpos.com) Ilustrasi pengobatan gratis. (Insetyonoto/JIBI/Semarangpos.com)
Jumat, 8 Desember 2017 08:20 WIB Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Warga Imogiri Keluhkan Gatal-Gatal

Dari sekitar 100 warga yang datang, 30% mengeluhkan alami gatal-gatal

Solopos.com, BANTUL-Banyak warga Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri yang mengeluhkan gatal-gatal saat mengikuti kegiatan pengobatan gratis yang dilakukan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan ‘Aisyiyah. Dari sekitar 100 warga yang datang, 30% mengeluhkan hal tersebut.

PIC kegiatan ini Sigit Purnomo menuturkan, keluhan ini tidak banyak ditemukan di lokasi lainnya. Seperti di Kecamaan Kasihan, Pleret dan Cebongan, Kabupaten Sleman. Menurutnya hal ini disebabkan karena Imogiri merupakan salah satu wilayah yang terendam banjir cukup parah. Sehingga penyakit kulit pun banyak bermunculan.

Namun Sigit menambahkan tidak hanya penyakit kulit saja yang dikeluhkan, tetapi juga flu, pegal-pegal dan penyakit ringan lainnya. Pasalnya, peserta kegiatan pengobatan gratis yang seluruhnya kaum perempuan itu, mayoritas telah berusia lanjut.

“Pengobatan ini kami berikan pada nasabah Mekaar yang memang merupakan perempuan prasejahtera melalui Program Bina Lingkungan PNM,” katanya, (7/12/2017).

lowongan pekerjaan
QUALITY CONTROL & ADMIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
AMS Solo, Pendidikan Multikultur Pertama

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (27/11/2017). Esai inikarya Heri Priyatmoko, dosen Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Menarik menyimak esai Bandung Mawardi berjudul Mengenang (Pendidikan) Guru (Solopos, edisi 24 November…