Plakat di perusahaan sekelas Angkasa Pura salah tulis (Twitter) Plakat di perusahaan sekelas Angkasa Pura salah tulis (Twitter)
Jumat, 8 Desember 2017 02:00 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Plakat Larangan Perusahaan BUMN Salah Tulis, Warganet Malah Belajar Bahasa

Sebuah papan larangan milik perusahaan Angkasa Pura memicu aktivitas belajar bahasa secara online.

Solopos.com, SOLO – Sebuah plakat imbauan yang terletak di salah satu bandara di Indonesia memunculkan pergunjingan di kalangan warganet. Alasannya susunan kalimat dalam bahasa Inggris di plakat tersebut dirasa belum tepat. Alih-alih memberi komentar negatif, plakat tersebut malah menyulut warganet untuk belajar bahasa Inggris.

Foto plakat yang susunan bahasa Inggrisnya belum tepat diunggah oleh pengguna akun Twitter @sjamsu_rahardja, Selasa (5/12/2017). “Anggaran pendidikan kita 20% belanja pemerintah. Tapi…..,” cuit @sjamsu_rahardja.

Dalam cuitan tersebut diunggah plakat yang menunjukkan batas terjauh penggunaan troli. Dalam plakat itu tertulis “Batas akhir troly” sedangkan dalam bahasa Inggris “Final Frontier Trolley.

Sontak foto plakat tersebut mengundang komentar sindiran dari warganet. “Mungkin sebagian besar dananya dipakai untuk pendidikan agama. Sayangnya, ga ada seorang pun berani koreksi kesalahan ini,” cuit @orsusanto.

“Wah masuk Angkasa Pura pasti nyogok ini petugas yang bikin tulisan di plakat,” cuit @MadeByArm.

Bahasa Inggris dalam plakat tersebut membuat warganet berandai-andai dan menyamakan bahasanya seperti film Star Trek. Final frontier ibarat Star Trek aja,” cuit @faridism.

This is Captain Kirk, we’re going to place where no one has gone before. Kirk out..”” sindir akun @pranala.

Meski demikian ada warganet yang sengaja menanyakan apa revisi yang cocok untuk plakat tersebut. “Terus sign yang seharusnya apa Mas? Maaf ga paham Inggris juga,” cuit @PachikGanish.

Pertanyaan tersebut dijawab akun @ran9ifer di laman Chirpstory.com dengan memberikan beberapa referensi yang dicari secara online. Akun tersebut menyarankan plakat bisa dibuat dengan simbol atau cukup dengan frasa “No Trolleys”.

Selain itu, akun @ran9ifer mengadaptasi plakat yang dipasang di perusahaan furnitur Ikea, Dalam plakat tersebut ada imbauan dengan tulisan “Please leave trolleys here, Thank You.”  Selain itu bisa juga digunakan “Beyond this area no trolley allowed” atau “No Trolley beyond this area”.

 

 

 

LOWONGAN PEKERJAAN
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pembuang Makanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (30/11/2017). Esai ini karya Setyaningsih, esais dan penghayat pustaka anak. Alamat e-mail penulis adalah langit_abjad@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Tahun lalu ternyata Indonesia memiliki prestasi yang wah cenderung angkuh. Prestasi itu bukan kemenangan di bidang olahraga,…