Ilustrasi psikotropika dalam bentuk pil. (JIBI/Solopos/Antara) Ilustrasi psikotropika dalam bentuk pil. (JIBI/Solopos/Antara)
Jumat, 8 Desember 2017 11:20 WIB Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

DIY Bersih dari Peredaran PCC

Sampai Desember 2017, DIY masih nihil dari peredaran dan kasus PCC

Solopos.com, JOGJA-Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY dan Balai Besar Pengawas dan Obat Makanan (BPOM DIY) DIY menyatakan DIY masih bersih dari peredaran Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol (PCC).

Kepala Bidang Pemberantasan Narkoba BNNP DIY AKBP Mujiyana menjelaskan, sampai Desember 2017, DIY masih nihil dari peredaran dan kasus PCC. “Di DIY ini, menurut penelitian dan hasil penyelidikan belum ada yang ditemukan, baik yang secara kebetulan tertangkap maupun dilaporkan,” ujar Mujiyana, Kamis (7/12/2017).

Kepala BBPOM DIY I Gusti Ayu Adhi Aryapatni juga mengatakan, selama ini tidak ditemukan peredaran PCC. Ia berharap ke depannya juga tetap tidak ada peredaran PCC. “Untuk sarana [Pabrik] ilegal kami terus bekerja sama dengan kepolisian,” ungkap dia.

Ia menjelaskan, PCC bukanlah salah satu jenis obat. PCC merupakan produk ilegal hasil olahan beberapa obat. Di mana salah satu kandungannya ialah Somadril yang telah dicabut izin edarnya pada 2013.

lowongan pekerjaan
PT. Merak Jaya Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
AMS Solo, Pendidikan Multikultur Pertama

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (27/11/2017). Esai inikarya Heri Priyatmoko, dosen Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Menarik menyimak esai Bandung Mawardi berjudul Mengenang (Pendidikan) Guru (Solopos, edisi 24 November…