Raditya Dika di acara Majelis Lucu Indonesia (Youtube) Raditya Dika di acara Majelis Lucu Indonesia (Youtube)
Kamis, 7 Desember 2017 15:10 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Issue Share :

VIDEO VIRAL
Pamer Roasting Raditya Dika, Video Majelis Lucu Ini Malah Bikin Jengkel Netizen

Video Majelis Lucu Indonesia dan Raditya Dika menjadi trending di Youtube.

Solopos.com, SOLO – Video komedi dari Majelis Lucu Indonesia (MLI) menjadi trending di Youtube Indonesia belum lama ini.  Meski demikian, video tersebut mendapat dislike lebih dari tiga kali lipat dari like yang diterima. Sebagian besar warganet merasa ditipu dengan video tersebut.

MLI sendiri merupakan komunitas para stand up comedian yang eksis di media sosial untuk menilai sebuah tayangan layak dianggap lucu atau tidak versi MLI. Belum lama ini saluran Youtube MLI mengunggah rekaman acara stand up comedy yang menjadi trending di Youtube Indonesia.

Acara tersebut didatangi oleh berbagai nama populer di dunia Stand up Comedy Indonesia dengan bintang tamu Bayu Skak dan Raditya Dika. Momen heboh menyentuh puncaknya saat Raditya Dika diberi waktu untuk melakukan roasting [teknik komedi menyindir orang lain].

Diberi judul Roasting Bayu Skak, Akhirnya Raditya Dika Lucu!, video tersebut diunggah Selasa (5/12/2017). Di awal sebelum Raditya Dika memulai roasting , pembawa acara MLI, Coki Pardede menegaskan apa yang diungkap Raditnya Dika tidak akan masuk Youtube dan rekaman roasting Raditya Dika akan diganti dengan iklan yang tak bisa dilewati.

Terkesan bercanda, ternyata apa yang diungkap Coki adalah yang sebenarnya. Kata-kata yang bisa didengar dari Raditya Dika adalah saat dia membuka dan menutup roasting, selebihnya hanya suara tawa penonton dan iklan sebuah produk yang diulang-ulang.

Saat dipantau Solopos.com, Kamis (7/12/2017), video tersebut sudah ditonton lebih dari 226.000 kali dan masuk di posisi ke-8 trending Indonesia. Uniknya, video tersebut mendapat kurang lebih 3.000 like  dan kurang lebih 11.000 dislike. Warganet yang tidak menyukai video tersebut tiga kali lebih banyak dari pada yang menyukai.

Kolom komentar video tersebut pun dibanjiri dengan komentar tak suka dengan video tersebut.

“Konten buruk,” tulis Idris Setiawan.

“Mending skip aja. Niat nonton malah dilihatin orang ketawa tapi ga tau  alasannya apa,” tulis Ucok Kumbang.

“Video macam apa ini?” tulis Adin Chanel 167.

“Saya menyesal sudah subscribe channel ini,” tulis Ajar Pamungkas.

“Lucu dari mananya? Dari awal sensor semua,” tulis SLGL.

Meski banyak komentar negatif, ada juga komentar positif dan mendukung video MLI tersebut.

“Melihat respons video ini, dilihat dari like dan unlike nya. Saya ngerti selera humor warganet Indoensia masih rendah,” tulis NoLeftHand No Party.

“Yang sewot karena video ini, lu kurang Aqua Bos,” tulis Cindy Novita.

“Di video udah dijelasin, haha, ini kebanyakan lihat video kaga pada didengerin apa? Cuman lihat orangnya doang,” tulis Adityaadyn.

“Ini biar penonton pada datang ke acaranya langsung,” tulis Trisman Chandra.

 

 

 

lowongan pekerjaan
QUALITY CONTROL & ADMIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pembuang Makanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (30/11/2017). Esai ini karya Setyaningsih, esais dan penghayat pustaka anak. Alamat e-mail penulis adalah langit_abjad@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Tahun lalu ternyata Indonesia memiliki prestasi yang wah cenderung angkuh. Prestasi itu bukan kemenangan di bidang olahraga,…