Ilustrasi sertifkat (tanda bukti hak) atas tanah. (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi sertifkat (tanda bukti hak) atas tanah. (JIBI/Solopos/Dok.)
Kamis, 7 Desember 2017 18:40 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Ribuan Bidang Tanah SG Tak Bersertifikat

Pemkab sertifikatkan 850 bidang tanah SG.

Solopos.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul masih memiliki banyak tugas dalam menyelesaikan pendataan Sultan Ground (SG) di wilayah Bumi Handanyai. Pasalnya hingga saat ini, dari 4.000an bidang tanah yang terdata, baru sekitar 850 bidang yang telah bersertifikat.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul Winaryo mengatakan, proses pendataan tanah SG di Gunungkidul yang dilakukan pemkab merupakan tindak lanjut terhadap kesepakatan yang dibuat dengan Kraton Yogyakarta beberapa tahun lalu. Hasilnya, tidak kurang 4.000an bidang tanah SG yang terdata. Namun dari jumlah tersebut belum semuanya memiliki bukti sah kepemilikan yang berwujud dalam sertifikat tanah.

Hingga saat ini, lanjut dia baru ada sekitar 850 bidang yang memiliki sertifikat. Sedang sisanya masih dalam proses dan penyertifikatan akan dilaksanakan secara bertahap. “Untuk tahun ini ada 250 bidang yang disertifikatkan. Sedang 300 bidang lainnya sudah dilakukan di 2015 yang lalu,” kata Winaryo kepada Harian Jogja, Kamis (7/11/2017).

Menurut dia, belum semua tanah SG memiliki sertifikat disebakan oleh sejumlah faktor. Selain masalah banyaknya bidang yang harus diselesaikan, proses sertifikasi juga sangat terpengaruh dengan proses pengurusan di Badan Pertanahan Nasional. “Semua saling berkaitan. Namun kami akan terus berusaha agar masalah ini dapat diselesaikan. Untuk menyukseskan program ini, kami juga menggandeng Pemerintah Desa setempat,” kata mantan Kepala Bagian Pemerintahan Umum.

Untuk tahun depan, lanjut Winarno, pemkab telah menargetkan 750 bidang tanah SG dapat disertifikatkan. Ia pun berharap dalam kepengurusan dapat berjalan dengan lancar sehingga target yang dicanangkan dapat tercapai.

lowongan pekerjaan
PT. Merak Jaya Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pembuang Makanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (30/11/2017). Esai ini karya Setyaningsih, esais dan penghayat pustaka anak. Alamat e-mail penulis adalah langit_abjad@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Tahun lalu ternyata Indonesia memiliki prestasi yang wah cenderung angkuh. Prestasi itu bukan kemenangan di bidang olahraga,…