Dewi Perssik (Instagram @dewiperssikreal) Dewi Perssik (Instagram @dewiperssikreal)
Kamis, 7 Desember 2017 19:10 WIB JIBI/Solopos/Newswire Issue Share :

Polisi Akui Dewi Perssik Dapat Pengawalan saat Terobos Jalur Transjakarta

Polisi mengakui Dewi Perssik mendapat pengawalan saat berupaya menerobos jalur Transjakarta.

Solopos.com, SOLO – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra mengakui Dewi Perssik memang mendapatkan pengawalan saat berupaya menerobos jalur Transjakarta.

Halim menututkan saat itu Dewi Perssik dengan polisi bertemu di jalan raya. Dewi meminta polisi untuk mengawal hingga ke RS Fatmawati dengan alasan sedang keburu-buru mengantarkan asistennya yang terkena penyakit asma. Baca juga: Transjakarta Mengaku Bingung dengan Laporan Dewi Perssik

“Iya, memang sudah ada [pengawalan], memang. Jadi pelaksanaannya itu ketemu di jalan, kemudian dia ikut, sampai di mobilnya kencang, jadi ketinggalan,” kata Halim saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (7/12/2017).

Kendati demikian, Halim menegaskan anak buahnya tidak pernah mengarahkan Dewi Perssik terobos jalur Transjakarta. Bahkan petugas yang mengawalnya pun ketinggalan sehingga tidak mengetahui saat mobil yang ditumpangi Dewi Perssik berupaya terobos jalur Transjakarta. Baca juga: Dihujat Akibat Terobos Jalur Busway, Ini Penjelasan Dewi Perssik

Untuk meluruskan silang pendapat itu Halim berencana mempertemukan kedua belah pihak yakni Dewi Perssik dengan anak buahnya yang diminta tolong mengawal. Kepada keduanya, Halim akan mengintrogasi proses pertemuan mereka hingga terjadi pengawalan.

“Untuk memastikan, kami akan bertemu kedua belah pihak supaya tidak ada saling ini dan itu, yang satu katakan ini, yang satu katakan ini,” pungkas Halim.

Sebelumnya, Halim sempat membantah anak buahnya mengawal Dewi Perssik saat berupaya terobos jalur Transjakarta. Pernyataan itu ditentang oleh Dewi Perssik, melalui akun Instagram menyampaikan klarifikasinya bahwa ia dalam pengawalan polisi saat menuju RS Fatmawati.

lowongan pekerjaan
PT. Merak Jaya Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pembuang Makanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (30/11/2017). Esai ini karya Setyaningsih, esais dan penghayat pustaka anak. Alamat e-mail penulis adalah langit_abjad@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Tahun lalu ternyata Indonesia memiliki prestasi yang wah cenderung angkuh. Prestasi itu bukan kemenangan di bidang olahraga,…