Komandan Lanud Iswahjudi Magetan Marsma TNI Samsul Rizal menyiramkan air bunga kepada Letkol Pnb Reza Muryaji pada acara tradisi terbang solo menggunakan pesawat T-50i Golden Eagle, Selasa (5/12/2017). (Istimewa/Lanud Iswahjudi Magetan) Komandan Lanud Iswahjudi Magetan Marsma TNI Samsul Rizal menyiramkan air bunga kepada Letkol Pnb Reza Muryaji pada acara tradisi terbang solo menggunakan pesawat T-50i Golden Eagle, Selasa (5/12/2017). (Istimewa/Lanud Iswahjudi Magetan)
Kamis, 7 Desember 2017 13:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

Penerbang Lanud Iswahjudi Magetan Sukses Terbang Solo dengan T-50i

Seorang penerbang mengikuti tradisi siram air bunga setelah berhasil terbang solo menggunakan T-50i.

Solopos.com, MAGETAN — Letkol Pnb Reza Muryaji yang menjabat sebagai Komandan Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi berhasil terbang solo menggunakan pesawat tempur T-50i Golden Eagle. Setelah sukses terbang solo, Komandan Skadron Udara 14 itu langsung mengikuti prosesi siraman air bunga.

Komandan Lanud (Danlanud) Iswahjudi Marsama TNI Samsuo Rizal menyampaikan ucapan selamat atas prestasi terbang solo yang diraih Reza Muryaji. Prestasi ini merupakan tahap awal untuk dapat menguasai pesawat tempur T-50i Golden Eagle. Setelah ini masih ada tahap sortie atau jam selanjutnya yang harus diselesaikan untuk menjadi penerbang tempur T-50i.

“Tahap awal ini bisa menjadi dasar untuk melalui tahap berikutnya dalam menguasai pesawat ini dengan sebenar-benarnya sebagai alutsista untuk kebutuhan pertahanan,” kata dia dalam siaran pers yang diterima Madiunpos.com, Rabu (6/12/2017).

Setelah berhasil terbang solo menggunakan T-50i, kata Danlanud, Reza kemudian menjalani tradisi pemecahan telur dan penyiraman air bunga disaksikan Komandan Wing Udara 3, Dandepohar 20, dan para pejabat Lanud Iswahjudi di Shelter Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi pada Selasa (5/12/2017).

Reza Muryaji merupakan seorang penerbang yang berhasil mencapai terbang solo dengan menggunakan lima jenis pesawat. Tiga pesawat di antaranya yaitu pesawat tempur F-5 Tiger, Sukhoi Su 30/27, serta T-50i Golden Eagle.

Prajurit TNI AU ini merupakan kelahiran Jakarta dan menjadi perwira lulusan AAU tahun 2000. Kemudian Reza lulus S2 di Univeraity of Wollongong Australia dan menjalani Sesko di USA tahun 2014.

lowongan pekerjaan
PT. Merak Jaya Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pembuang Makanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (30/11/2017). Esai ini karya Setyaningsih, esais dan penghayat pustaka anak. Alamat e-mail penulis adalah langit_abjad@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Tahun lalu ternyata Indonesia memiliki prestasi yang wah cenderung angkuh. Prestasi itu bukan kemenangan di bidang olahraga,…