Outlet Pemasaran Produk Olahan Hasil Perikanan bernama Es Poconk di Balekambang. (Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos) Outlet Pemasaran Produk Olahan Hasil Perikanan bernama Es Poconk di Balekambang. (Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos)
Kamis, 7 Desember 2017 21:15 WIB Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos Solo Share :

Outlet Pemasaran Olahan Ikan Solo Diberi Nama Es Poconk

Outlet Pemasaran olahan ikan 8 Desember 2017 diresmikan.

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo meluncurkan Outlet Pemasaran Produk Olahan Hasil Perikanan di Balekambang, Jumat (8/12/2017) besok. Kehadiran outlet yang diberi nama Es Poconk diharapkan meningkatkan konsumsi ikan masyarakat.

Kepala UPTD Aneka Usaha Pertanian Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Solo, Yulizar, mengatakan outlet pemasaran olahan ikan merupakan wadah menampung hasil olahan ikan, baik berwujud makanan kering maupun basah.

“Outlet tersebut sekaligus untuk menggencarkan program gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan),” katanya saat dihubungi Solopos.com, Kamis (7/12/2017).

Dia mengaku konsumsi ikan di Solo masih sangat rendah. Tercatat pada 2017 ini konsumsi ikan hanya 18 kg per kapita per tahun. Angka tersebut sangat rendah dibandingkan rata-rata konsumsi ikan di tingkat Nasional.

“Dengan outlet ini kami harapkan konsumsi ikan di masyarakat tentunya bisa terdongkrak,” katanya.

Outlet Pemasaran Olahan Perikanan tersebut dibranding dengan nama Es Poconk. Tempat makan yang beralamat di Jl Balekambang No. 5 ini akan menyajikan bermacam makanan berbahan dasar produk perikanan, seperti rumput laut, agar-agar, dan aneka macam olahan ikan beku, seperti sosis udang, sosis tuna, otak-otak tuna, hingga nugget ikan.

Sesuai dengan program dari Pemkot Solo, Wongsosubali (Wong Solo Sueneng Lawuh Iwak), makanan memang dibuat kekinian agar lebih menarik minat masyarakat dalam mengonsumsi ikan.

Strategis

Sementara, lokasi outlet dipilih karena sangat strategis berdekatan dengan pintu masuk Taman Balekambang. Es Poconk dibangun dua lantai.

Lantai I untuk outlet snack dan resto, dan lantai II untuk ruang pertemuan yang bisa digunakan untuk seminar, rapat, arisan, ulang tahun, hingga nonton bareng.

Pada halaman belakang juga disediakan area edukasi perikanan yang bisa dimanfaatkan untuk acara outing class maupun outbond. Rencananya, peluncuran dihadiri langsung oleh Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo besok, Jumat (8/12/2017) pukul 07.00 WIB.

Pengelola Es Poconk, Sita Damayanti, menambahkan dalam peluncuran itu juga mengundang UMKM Soloraya. Dia juga ingin agar lokasi tersebut menjadi ramai dan menjadi salah satu outlet oleh-oleh khas Kota Solo.

“Kami menggandeng UMKM dari Koseka (Koperasi Setia Kawan), RKB, PLUT dan ASPARTAN,” jelasnya.

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pembuang Makanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (30/11/2017). Esai ini karya Setyaningsih, esais dan penghayat pustaka anak. Alamat e-mail penulis adalah langit_abjad@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Tahun lalu ternyata Indonesia memiliki prestasi yang wah cenderung angkuh. Prestasi itu bukan kemenangan di bidang olahraga,…