Rodolpho Torres (Pictagram) Rodolpho Torres (Pictagram)
Kamis, 7 Desember 2017 23:10 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Fokus Share :

KISAH UNIK
Pria Ini Temukan Cara Unik Hilangkan Selulit

Kisah unik tentang seorang pria yang menemukan cara unik untuk menghilangkan selulit.

Solopos.com, SOLO – Selulit merupakan salah satu masalah bagi kulit. Guratan berwarna putih kemerahan ini dianggap menganggu dan mengurangi rasa percaya diri. Selulit biasanya muncul di bagian perut, paha, bokong, dan lengan. Guratan ini muncul akibat peregangan seiring bertambahnya berat badan dalam waktu singkat.

Biasanya, selulit diatasi dengan mengoleskan salep, minyak, atau krim khusus. Tapi, cara ini tidak begitu ampuh menghilangkan selulit. Sebab, butuh waktu lama untuk benar-benar menghilangkan guratan tersebut dari kulit.

Nah, banyaknya keluhan tentang selulit itu mencetuskan ide kreatif dari seorang seniman tato bernama Rodolpho Torres. Pria asal Sao Paulo, Brasil ini mampu menghilangkan selulit dengan mudah. Dia meminimalkan penampakan selulit dengan tinta berwarna seperti kulit. Tato ini menciptakan ilusi yang menyamarkan guratan mengganggu tersebut.

Dilansir Oddity Central, Kamis (7/12/2017), Rodolpho Torres memperkenalkan cara mengatasi selulit ini melalui media sosial. Dia kerap mengunggah foto before-after kliennya di Instagram. Cara ini ternyata sangat efektif lantaran banyak netizen yang tertarik menato tubuh untuk menghilangkan selulit.

Melalui video yang diunggah di Instagram, Rodolpho Torres, memperlihatkan hasil tato yang dibuatnya. Hasilnya kulit sang klien memang terlihat mulus tanpa ada guratan selulit yang tak sedap dipandang. Namun, jika diperhatikan di tempat dengan cahaya terang, selulit ini sebenarnya masih bisa terlihat.

Meski cukup ampuh, sejumlah dokter kulit menilai cara ini memiliki efek samping berbahaya. Salah satu dokter kulit asal Brasil, Doris Day, menyebut cara ini menimbulkan berbagai penyakit lain yang membahayakan tubuh.

“Menato tubuh memang bisa menghilangkan selulit. Tapi, efek sampingnya bisa lebih buruk. Kulit yang ditato akan menipis dan kehilangan beberapa jaringan penting lain,” ungkap Doris Day.

 

lowongan pekerjaan
QUALITY CONTROL & ADMIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pembuang Makanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (30/11/2017). Esai ini karya Setyaningsih, esais dan penghayat pustaka anak. Alamat e-mail penulis adalah langit_abjad@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Tahun lalu ternyata Indonesia memiliki prestasi yang wah cenderung angkuh. Prestasi itu bukan kemenangan di bidang olahraga,…