Ipda Hariyanto (kedua dari kiri) bersama Cak Nun (ketiga dari kiri) di pengajian di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jateng, Selasa (5/12/2017) malam. (Instagram-@polreskudus) Ipda Hariyanto (kedua dari kiri) bersama Cak Nun (ketiga dari kiri) di pengajian di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jateng, Selasa (5/12/2017) malam. (Instagram-@polreskudus)
Kamis, 7 Desember 2017 04:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KISAH UNIK
Datang ke Pengajian Cak Nun, Polisi di Kudus Dihadiahi Umrah

Kish unik mencuat tatkala seorang polisi yang mendatangi acara pengajian di Kudus justru mendapatkan hadiah umrah gratis.

Solopos.com, SEMARANG – Seorang polisi mencuatkan kisah unik tatkala dirinya menghadiri pengajian memperingati Maulid Nabi yang menghadirkan Muhammad Ainun Nadjib alias Cak Nun di halaman SMP IT Qolsaba, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (5/12/2017) malam. Polisi itu adalah Kanit Sabhara Polsek Jati Ipda Hariyanto yang mendapatkan hadiah paket perjalanan umrah saat dirinya datang ke pengajian tersebut.

Dikabarkan Bagian Humas Polres Kudus melalui media sosial Instagram, Rabu (6/12/2017), Hariyanto yang akhirnya melahirkan kisah unik itu sebenarnya datang ke pengajian tersebut untuk melakukan pengamanan. Namun di akhir acara, saat pengundian hadiah, nama Hariyanto dipanggil sebagai pemenang hadiah utama berupa paket perjalanan umrah.

Hariyanto mengaku sempat tak percaya dirinya mendapatkan paket perjalanan umrah gratis. “Alhamdulilah. Saya sempat tidak percaya kalau nama saya yang disebut, semoga menjadikan berkah,” ungkap Hariyanto penuh syukur.

Selain hadiah umrah, pengajian itu juga memberikan hadiah lain berupa sepeda motor kepada para hadirin yang beruntung. Pemenang hadiah sepeda motor pada pengajian tersebut adalah Rofiah, 60, warga Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.

Pengajian yang melahirkan kisah unik dengan hadiahnya itu dihadiri Kabidkesra Jateng Sarwa Pramana, Kapolres Kudus Agusman Gurning, Kapolsek Jati AKP Bambang Sutaryo, dan Camat Jati Andreas Wahyu. Berdasarkan keterangan yang dibeberkan Bagian Humas Polres Kudus, pengajian yang menghadirkan Cak Nun itu dihadiri sekitar 2.500 orang. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pembuang Makanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (30/11/2017). Esai ini karya Setyaningsih, esais dan penghayat pustaka anak. Alamat e-mail penulis adalah langit_abjad@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Tahun lalu ternyata Indonesia memiliki prestasi yang wah cenderung angkuh. Prestasi itu bukan kemenangan di bidang olahraga,…