E-KTP (Desy Suryanto/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 7 Desember 2017 12:20 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Ini Cara Pemkab Bantul dalam Mengurangi Penyimpangan Data Kependudukan

Launching Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Desa (SID) diharapkan akan berdampak pada pendataan administrasi kependuduk di 75 desa menjadi lebih baik

 
Solopos.com, BANTUL—Launching Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Desa (SID) diharapkan akan berdampak pada pendataan administrasi kependuduk di 75 desa menjadi lebih baik.

Kepala dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Bantul, Bambang Purwadi mengatakan hal tersebut merupakan upaya mengurangi penyimpangan data kependudukan.

“Dengan integrasi tersebut, dihasilkan data yang akurat, terjamin sehingga dapat digunakan untuk kepentingan perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, hingga pesta demokrasi dan lain sebagainya,” ujarnya.

Menurutnya, integrasi itu juga harus dibarengi dengan Sumber Daya Manusia yang memadai. Dikatakan olehnya sudah 10 desa dari 75 itu yang lebih dulu terintegrasi sehingga dapat saling memberi pelajaran.

Menurut Kepala Bapedda, Bantul Fenty Yusdayati hal tersebut merupakan perwujudan UU desa No 6 th 2014 pasal 86. “Dalam UU tersebut pemerintah daerah wajib mengembangkan sistem informasi desa dan pengembangan kawasan pedesaan,” ujarnya.

lowongan pekerjaan
Impressions Body Care Center, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pembuang Makanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (30/11/2017). Esai ini karya Setyaningsih, esais dan penghayat pustaka anak. Alamat e-mail penulis adalah langit_abjad@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Tahun lalu ternyata Indonesia memiliki prestasi yang wah cenderung angkuh. Prestasi itu bukan kemenangan di bidang olahraga,…