Kamis, 7 Desember 2017 01:19 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Gubernur Minta Perdin dan Honorarium PNS Sleman Dikurangi

Evaluasi Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 untuk Kabupaten Sleman oleh Gubernur DIY sudah dilakukan

Solopos.com, SLEMAN- Evaluasi Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 untuk Kabupaten Sleman oleh Gubernur DIY sudah dilakukan. Gubernur DIY meminta agar anggaran perjalanan dinas (Perdin) dan honorarium dikurangi.

Sekretaris Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan (BKAD) Sleman Haris Sutarta menjelaskan, dua pos anggaran tersebut menjadi bahan evaluasi dari Gubernur namun tidak menyebut secara spesifik untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mana yang harus dikurangi.

“Pengurangan diserahkan kepada Pemkab. Sedang kami cermati,” katanya kepada Solopos.com, Rabu (6/12/2017).

Pemkab bersama DPRD Sleman tengah membahas evaluasi tersebut. Hasil pencermatan nantinya akan diserahkan kembali ke Gubernur untuk mendapatkan persetujuan sebelum RAPBD 2018 disahkan. “Yang jelas, untuk program-program lainnya tidak ada catatan khusus dari Gubernur. Jadi tidak banyak perubahan,” jelasnya.

Dalam RAPBD 2018, secara garis besar Pemkab menganggarkan peningkatan pelayanan publik terbagi menjadi empat program prioritas. Mulai sektor Pendidikan dan Penanggulangan Kemiskinan, Kesehatan, Pemeliharaan dan Peningkatan Infrastruktur Daerah serta Pengurangan Pengangguran.

LOWONGAN PEKERJAAN
SMK MUHAMMAADIYAH PROGRAM KHUSUS (PK) KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…