The Rich Jogja Hotel dan Jogja City Mall menyerahkan bantuan secara langsung kepada para korban di Banyucoso, Kecamatan Playen, Gunungkidul, Senin (4/12/2017). (Foto Istimewa/Dokumen) The Rich Jogja Hotel dan Jogja City Mall menyerahkan bantuan secara langsung kepada para korban di Banyucoso, Kecamatan Playen, Gunungkidul, Senin (4/12/2017). (Foto Istimewa/Dokumen)
Rabu, 6 Desember 2017 21:55 WIB Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

The Rich Jogja dan JCM Bantu Korban Banjir di Gunungkidul

The Rich Jogja Hotel dan Jogja City Mall menyerahkan bantuan secara langsung kepada para korban bencana di Gunungkidul

Solopos.com, JOGJA-Usai bencana banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah wilayah DIY, The Rich Jogja Hotel dan Jogja City Mall menyerahkan bantuan secara langsung kepada para korban di Banyucoso, Kecamatan Playen, Gunungkidul, Senin (4/12/2017).

Bantuan yang diserahkan berupa peralatan sekolah, pakaian, peralatan kebersihan hingga bahan makanan.

“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian The Rich Jogja Hotel terhadap situasi warga yang mengalami musibah bencana alam beberapa hari yang lalu. Bersama Jogja City Mall, kami memberikan bantuan ke Dusun Grajeng, Desa Banyusoco, Kecamatan Playen,” ujar General Manager The Rich Jogja Hotel, Herryadi Baiin dalam rilisnya, Rabu (6/12/2017).

Public Relation The Rich Jogja Hotel, Brigitta mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial serta sebagai wujud solidaritas kemanusiaan. Bantuan yang diberikan kepada para korban bencana alam tersebut, antara lain uang, pakaian layak pakai, peralatan sekolah, peralatan mandi, semen, peralatan kebersihan, dan bahan makanan.

Penyerahan secara simbolis diberikan oleh managemen The Rich Hotel dan managemen Jogja City Mall yang diwakili oleh jajaran manajemen untuk selanjutnya dibagikan kepada para korban yang terdampak.

Kades Banyusoco, Sutoyo mengungkapkan pada saat banjir beberapa waktu lalu, sebanyak 38 rumah terendam air. Warga mengungsi sejak Selasa (28/11/2017) hingga Minggu (3/12/2017). “Akses jalan juga masih perlu untuk dibersihkan,” ungkapnya.

lowongan pekerjaan
Salesman & Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…