kosmetik berbahaya
Rabu, 6 Desember 2017 16:55 WIB I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Ribuan Kosmetik Berbahaya Ditemukan Beredar di Jogja

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DIY menemukan 1.825 kemasan produk kosmetik ilegal

Solopos.com, JOGJA–Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DIY menemukan 1.825 kemasan produk kosmetik ilegal beredar bebas di masyarakat.

Temuan itu didapatkan selama aksi penertiban yang berlangsung sejak Oktober hingga Desember 2017 dan dirilis dalam jumpa pers di Kantor BBPOM DIY, Tegalrejo, Rabu (6/12/2017). Barang yang terdiri dari 256 item itu bernilai total Rp104 juta.

Aksi penertiban dilakukan oleh BBPOM DIY di seluruh kabupaten dan kota dengan menyasar 62 sarana yang terdiri dari penotifikasi kosmetik, klinik kecantikan, distributor kosmetik, swalayan dan toko aksesoris.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan 26 sarana yang tidak memenuhi ketentuan (TMK). Dengan rincian jenis temuan berupa Tanpa Ijin Edar (13 sarana), mengandung bahan berbahaya (11) dan TMK Penandaan (2 sarana).

Kota Jogja adalah wilayah yang sarananya paling banyak diperiksa, yakni 22. Sejumlah 10 di antaranya tidak memenuhi persyaratan. Di Kabupaten Sleman ada 11 sarana TMK dari 17 sarana yang diperiksa. Sementara di Bantul ditemukan 5 sarana yang tidak patuh aturan, Kulonprogo 2 dan Gunungkidul 3.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…