Kapolsek Kedawung AKP Bambang Susilo (kanan) memeriksa rumah milik Sukiman di Dukuh Sono RT 021, Desa/Kecamatan Kedawung, Sragen, Senin (4/12/2017). (Istimewa/Polres Sragen) Kapolsek Kedawung AKP Bambang Susilo (kanan) memeriksa rumah milik Sukiman di Dukuh Sono RT 021, Desa/Kecamatan Kedawung, Sragen, Senin (4/12/2017). (Istimewa/Polres Sragen)
Rabu, 6 Desember 2017 21:35 WIB Tri Rahayu/JIBI/Solopos Sragen Share :

PENCURIAN SRAGEN
Rumah Guru Diobok-Obok, Rp30 Juta Melayang

Rumah guru di Sragen diobok-obok pencuri.

Solopos.com, SRAGEN — Rumah milik pasangan pegawai negeri sipil (PNS) guru Sukiman, 55, dan pedagang ayam potong Sri Mulyani, 42, di Dukuh Sono RT 021, Desa/Kecamatan Kedawung, Sragen, diobok-obok maling pada Senin (4/12/2017) antara pukul 07.00 WIB-08.30 WIB. Aksi pencurian itu terjadi saat kondisi rumah kosong.

Aksi pencurian itu mengakibatkan uang tunai senilai Rp10 juta dan perhiasan senilai Rp20 juta yang disimpan di lemari kamar hilang. Peristiwa pencurian itu diungkapkan Sukiman saat dihubungi Solopos.com, Senin sore.

Dia mengisahkan peristiwa itu berawal saat semua anggota keluarga berangkat bekerja dan sekolah. “Saya berangkat ke sekolah di SDN 3 Kedawung. Istri berjualan ayam potong di Pasar kedawung. Anak ada yang ke Polres dan sekolah. Kebetulan di dukuh ada orang meninggal dunia. Saya bermaksud pulang dulu untuk melayat. Saya mengampiri istri di pasar agar layat duluan. Pada pukul 08.30 WIB, kami tiba di rumah. Istri saya kaget karena kondisi kamar sudah berantakan. Pintu lemari terbuka. Uang dan perhiasan hilang semua,” katanya.

Kerugian

Dia mengamini bila total kerugian yang dideritanya mencapai Rp30 juta. Sukiman langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Kedawung. Tim Polsek yang dipimpin Kapolsek Kedawung AKP Bambang Susilo datang untuk olah kejadian perkara.

“Ya, kemungkinan pencuri masuk dari pintu samping sebelah utara yang tidak terkunci. Pencuri kemudian masuk ke kamar dengan menggunakan kunci yang terletak di bagian atas televise. Setelah masuk kamar uang dan perhiasan diambil semua,” kata AKP Bambang Susilo mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman saat dihubungi Solopos.com, Senin sore.

Kapolsek masih menyelidiki kasus pencurian dengan pemberatan itu. Pencuri diduga sudah hafal daerah sekitar dan mengetahui waktu-waktu rumah Sukiman kosong.

lowongan pekerjaan
Impressions Body Care Center, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…