Foto Andong. (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Rabu, 6 Desember 2017 09:40 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Pelatih dari Australia Didatangkan ke Jogja Ajari Kusir Bikin Sepatu Kuda

Kusir andong dapat pelatihan memasang sepatu kuda.

Solopos.com, JOGJA–Puluhan kusir andong di DIY mengikuti pelatihan cara membuat tapal kaki atau sepatu kuda yang aman dan nyaman bagi kuda. Pelatihan yang digelar di Ndalem Yudhonegaran, Gondokusuman, Selasa (5/12/2017) itu tidak hanya terori, namun juga praktik yang mendatangkan ahli dari Australia.

Pelatihan ini difasilitasi oleh Animal Friends Jogja dan Animal Aid Abroad Inc, “Pelatihan ini digelar tidak lepas dari keprihatinan kami atas kasus kecelakaan kuda, seperti terpeleset, karena pemasangan tapal kaki kuda yang kurang tepat,” ujar Aktivis Animal Friend Jogja, Kiswandari Ratna Setyawati, Selasa (5/12/2017).

Kedua ahli pemasangan tapal kuda dan kesehatan kuda dari Australia itu adalah Christopher Beggs dan Samuel Morton. Keduanya dari lembaga Kelvin Grove Equine Perth dan Manly Road Veterinary Hospital Brisbane. Keduanya menunjukkan cara memasang tapal kaki kuda yang bagus dan tepat, mulai dari pemilihan tapal yang pas, alat pemotong kuku kuda, hingga pengepresan tapal pada kaki kuda dengan paku.

Ratna mengatakan pelatihan tersebut melibatkan 17 paguyuban andong di DIY. selain kusir andong, pihaknya juga mengundang sejumlah instansi seperti Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan DIY, karena kedua instansi tersebut juga terkait dengan keselamatan kuda andong di jalan raya.

Ia menilai masih banyak kusir andong yang belum memperhatikan kesehatan kuda, mulai dari kandang yang kurang bersih yang dapat menyebabkan kebusukan pada kuku kuda, andong yang kelebihan muatan hingga kuda hamil besar yang masih terus dipekerjakan menarik andong, “Kondisi ini bisa menyebabkan kaki kuda keseleo, bahkan terjatuh sehingga membahayakan,” kata Ratna.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Andong DIY, Purwanto mengaku dapat belajar perbedaan menapal kuda di Australia dan di Jogja. Menurut dia, proses pemasangan tapal kaki kuda di Australia dilakukan oleh ahli pemasangan tapal yang langsung mengukur kaki kuda kemudian membuat tapalnya sehingga bisa pas. Berbeda dengan kondisi dii Jogja yang sebagia besar membeli tapal kaki kuda yang sudah jadi kemudian baru memanggil pemasangnya, “di Jogja kadang-kadang harus mengecilkan tapal dulu,” kata dia.

Total andong yang tersisa di DIY sampai saat ini ada 546 andong, sebagian besar terpusat di wilayah Kota Jogja, khsusnya Malioboro.

lowongan pekerjaan
Salesman & Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…