Proses evakuasi jasad Indra, korban kecelakaan di Jl. Jenderal Pol Anton Sujarwo, Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jateng, Rabu (6/12/2017). (Facebook.com-Budi Sulistiyanto) Proses evakuasi jasad Indra, korban kecelakaan di Jl. Jenderal Pol Anton Sujarwo, Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jateng, Rabu (6/12/2017). (Facebook.com-Budi Sulistiyanto)
Rabu, 6 Desember 2017 17:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Tak Berkategori Share :

KECELAKAAN SEMARANG
Ngantuk, Mahasiswa Undip Tewas Tabrak Trotoar

Kecelakaan maut menewaskan mahasiswa Undip yang menabrak trotoar di Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Solopos.com, SEMARANG – Kecelakaan maut yang terjadi di Jl. Jenderal Pol Anton Sujarwo, Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (6/12/2017) sekitar pukul 13.30 WIB, menewaskan salah seorang mahasiswa jurusan Teknik Kimia di Universitas Diponegoro bernama Indra B Reski Siregar, 19, warga Padang Lawas Utara, Sumatra Utara (Sumut). Tabrakan tunggal berujung maut tersebut diduga disebabkan Reski yang mengantuk sehingga menabrak trotoar.

Salah satu aparat di Polsek Banyumanik, Aiptu Sobari, menjelaskan Indra yang mengendarai sepeda motor Honda Supra X berpelat nomor KB 6401 HI tewas setelah menabrak torotoar. Indra diduga mengantuk saat berkendara sehingga sepeda motornya menabrak trotoar.

“Informasi yang dihimpun, si pengendara diduga mengantuk. Ia meninggal dunia setelah menabrak trotoar. Ini kecelakaan tunggal,” jelas Sobari kepada Semarangpos.com melalui sambungan telepon.

Pada tabrakan tunggal yang berujung maut salah satu mahasiswa Undip itu, terdapat korban luka yang tak lain adalah orang yang dibonceng Indra. Beruntung, si pembonceng yang belum diketahui namanya itu selamat dari maut. Namun demikian, si pembonceng tersebut diketahui dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan kritis.

Jasad Indra sebagai korban kecelakaan itu lantas dibawa ke Rumah Sakut Umum Pusat (RSUP) Kariadi oleh aparat Polsek Banyumanik yang dibantu petugas BPBD Kota Semarang. Sedangkan si pembonceng juga dilarikan ke rumah sakit yang sama untuk segera mendapatkan perawatan medis. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

lowongan pekerjaan
PT. Merak Jaya Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…