Indonesia vs Kirgistan (Twitter)
Rabu, 6 Desember 2017 18:25 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Indonesia Share :

Indonesia Dikalahkan Kirgistan di Aceh World Solidarity Cup 2017

Aceh World Solidarity Cup 2017 menyajikan laga Indonesia vs Kirgistan.

Solopos.com, BANDA ACEH – Timnas Indonesia menantang Kirgistan di partai terakhir turnamen Aceh World Solidarity Cup 2017.

Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Harapan Bangsa, Rabu (6/12/2017) sore WIB, pelatih Luis Milla memasang Ilhamuddin Armain sebagai ujung tombak. Penyerang kidal itu didukung Osvaldo Haay dan Febri Hariyadi di sisi sayap. Indonesia pun langsung menggempur sejak awal.

Dua peluang langsung didapat Indonesia saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Namun peluang dari Ilhamuddin dan Febri itu masih bisa dimentahkan oleh lini pertahanan Kirgistan.

Tapi, justru Kirgistan yang mampu mencuri gol. Pada menit ke-20, Saliev Asrkabek mampu menjebol gawang Andritay. Lolos dari kawalan para bek Indonesia, Saliev melepaskan tembakan keras yang tak bisa dijangkau kiper. Indonesia tertinggal 0-1.

Hal itu lantas memacu para pemain Indonesia untuk menyerang. Sederet peluang didapat namun gagal dimaksimalkan. Termasuk tendangan bebas Hargianto tepat di depan kotak penalti yang masih bisa dimentahkan kiper lawan. Skor 0-1 untuk Kirgistan pun bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Luis Milla membuat perubahan dengan memasukkan Saddil Ramdani untuk menggantikan Arfan. Serangan Indonesia pun lebih variatif. Di menit ke-50 mereka mendapat peluang melalui Evan Dimas, namun tembakannya masih bisa diamankan kiper.

Selanjutnya, Indonesia terus mencoba mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-82, Tim Garuda nyaris membuat gol penyama. Tendangan bebas Evan Dimas hanya membentur tiang gawang. Hingga akhir laga, skor 0-1 untuk Kirgistan tetap tak berubah. Dengan demikian, Indonesia harus puas sebagai runner up Aceh World Solidarity Cup 2017.

Susunan pemain Indonesia

Andritany Ardhiyasa, Putu Gede, Fachrudin, Hansamu Yama, Ricky Fajrin, M. Hargianto, M. Arfan, Evan Dimas, Osvaldo Haay, Febri Hariyadi, Ilhamuddin Armain

LOWONGAN PEKERJAAN
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…