Sejumlah siswa SMK Negeri 1 Tanjungsari mengevakuasi perabot dan arsip penting sekolah menggunakan perahu karet saat banjir merendam sekolah mereka di Desa Kemadang, Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (28/11/2017). (Harian Jogja/Desi Suryanto) Sejumlah siswa SMK Negeri 1 Tanjungsari mengevakuasi perabot dan arsip penting sekolah menggunakan perahu karet saat banjir merendam sekolah mereka di Desa Kemadang, Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (28/11/2017). (Harian Jogja/Desi Suryanto)
Rabu, 6 Desember 2017 18:55 WIB Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

DPR RI Lihat Dampak Bencana di Gunungkidul, Ini Katanya

Perbaikan infarstruktur pasca bencana yang diakibatkan Bandai Cempaka dinilai perlu dilakukan dengan cepat

Solopos.com, GUNUNGKIDUL—Perbaikan infarstruktur pasca bencana yang diakibatkan Bandai Cempaka dinilai perlu dilakukan dengan cepat. Untuk itu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pun mendorong agar pemerintah daerah segera memberikan laporan kepada Pemerintah Pusat.

Rombongan Komisi V DPR RI mengunjungi Kabupaten Gunungkidul pada Selasa (5/12/2017) petang kemarin. Komisis V DPR RI datang bersama dengan mitra kerja mereka yakni dari perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR); Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT); serta Kemetrian Perhubungan.

Dalam kunjungannya tersebut Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemy Francis mengatakan pihaknya akan mendorong adanya percepatan perbaikan infrastruktur pasca bencana yang diakibatkan Bandai  Cempaka. Untuk itu dia meminta pemerintah kabupaten membuat laporan yang rinci.

“Tolong segera dibuat laporannya, terutama berkaitan dengan kerusakan infrastruktur. Saya minta nanti dibuat laporannya dengan detail,” kata dia di Bangsal Sewoko Projo, Kecamatan Wonosari, Selasa.

Bersama dengan mitra kerja dari sejumlah kementerian, nantinya kerusakan infrastruktur yang memungkinkan untuk dikerjakan oleh Pemerintah Pusat akan dianalisis. Jika memang dinilai memenuhi syarat untuk dikerjakan oleh Pemerintah Pusat, maka anggaran dapat diberikan dan pengerjaan akan segera dilakukan.

Dia menjelaskan, untuk perbaikan infrastruktur pasca bencana bisa menggunakan anggaran tak terduga di Kemterian PUPR. “Ini kan emergency, saya kira ada dana emergency di Kemetrian PUPR yang bisa dialihkan untuk penanganan ini dulu. Untuk permanennya 2018 nanti pasti kami dorong,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul Drajat Ruswandono mengatakan laporan kerusakan infrastrutur yang ditimbulkan akibat Badai Cempaka akan segera dilengkapi dan direkap. “Kami akan segera laporkan ke Pemerintah Pusat secepatnya,” kata Drajat.

lowongan pekerjaan
PT. Merak Jaya Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…