Para pelajar yang diringkus saat minum minuman keras di salah satu kawasan di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jateng, Selasa (5/12/2017). (Facebook.com-Sutomo) Para pelajar yang diringkus saat minum minuman keras di salah satu kawasan di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jateng, Selasa (5/12/2017). (Facebook.com-Sutomo)
Rabu, 6 Desember 2017 19:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

Diciduk Lantaran Tenggak Miras, 4 Siswi di Demak Penen Cibiran

Miras yang dikonsumsi para pelajar di Demak membuat mereka diringkus polisi.

Solopos.com, DEMAK – Aparat Polsek Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng) meringkus para pelajar setingkat SMA yang tertangkap basah sedang minum minuman keras (miras) di salah satu kawasan di Kecamatan Karangawen, Demak, Selasa (5/12/2017). Para pelajar yang ditangkap itu terdiri atas empat perempuan dan satu laki-laki.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Demak, melalui akun Facebooknya, Rabu (6/12/2017), menjelaskan penangkapan empat siswi dan satu siswa itu berawal dari penggerebekan yang dilaksanakan aparat Polsek Karangawaen. Saat digerebek, para pelajar itu tepergok sedang menenggak miras.

“Polsek karangawen Demak gerebek siswi yang lagi nenggak bersama teman-temannya laki-laki. Polisi mengamankan empat pelajar perempuan dan satu pelajar laki-laki serta mengamankan tujuh sepeda motor,” ungkap Sutomo.

Tak pelak kabar kurang sedap mengenai kelakuan pelajar di Demak itu memicu warganet melontarkan berbagai macam cibiran. “Salah satu contoh pergaulan anak madesu [masa depan suram],” tulis pengguna akun Facebook Dimas Rian H.

“Bocah-bocah edan,” timpal pengguna akun Facebook Ianzied Geen Joot.

Wong wedok hlo porak ngisin2ni wong tuwomu to ndok2, mbok njogo nama baikke wong tuwo, soale cangkeme tonggo ki medEni [Perempuan bikin malu orang tua. Jagalah nama baik orang orang tua, karena ucapan tetangga itu menakutkan],” ungkap pengguna akun Facebook.

Sementara itu, sebagian netizen lainnya merasa prihatin mengetahui ada pelajar yang melakukan pesta miras di Demak. Sebagian dari mereka juga memuji polisi di Demak yang telah meringkus para pelajar itu. Netizen berharap para pelajar yang telah melakukan perbuatan tak terpuji itu jera setelah diringkus aparat.

Sementara itu, Sutomo menjelaskan saat penggerebekan terjadi, ada beberapa pelajar yang berhasil melarikan diri. “Sebagian pelajar laki-laki melarikan diri. Jenis miras yang ditenggak adalah ciu atau arak,” ungkap Kabag Ops Polres Demak tersebut. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT. Merak Jaya Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…