Gabungan penari mementaskan tari kolosal bertema Pesona Solo Kemilau pada pertunjukan Solo 24 Jam Menari di Jl. Jendral Sudirman, Solo, Jumat (29/4/2016). (Ivanovic Aldino/JIBI/Solopos) Gabungan penari mementaskan tari kolosal bertema Pesona Solo Kemilau pada pertunjukan Solo 24 Jam Menari di Jl. Jendral Sudirman, Solo, Jumat (29/4/2016). (Ivanovic Aldino/JIBI/Solopos)
Selasa, 5 Desember 2017 14:15 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/SOlopos Solo Share :

WISATA SOLO
61 Event Dihelat Sepanjang 2018, Menari Massal hingga Aksi 100 Drumer

Wisata Solo, puluhan acara seni budaya akan dilaksanakan di Kota Bengawan pada 2018.

Solopos.com, SOLO — Dinas Pariwisata (Disparta) Solo mencatat sedikitnya ada 61 event daya tarik wisata yang siap dihelat di Kota Bengawan sepanjang 2018 mendatang.

Kasi Promosi dam Informasi Disparta Solo, Tri Rusnita, mengatakan berbagai informasi mengenai penyelenggaraan 61 event tersebut akan dibukukan dalam Solo Calendar of Event 2018.

Buku saku tersebut kemudian didisribusikan kepada masyarakat, travel agent, maskapai, sekolah-sekolah di luar Solo, pemerintah daerah lain, kedutaan besar, hingga ke berbagai kantor kementerian. Disparta menyebarkan Solo Calendar of Event 2018 agar wisatawan luar daerah hingga luar negeri makin tertarik datang ke Solo.

“Pembuatan Solo Calendar of Event 2018 masih dalam proses cetak. Calendar event kemungkinan baru bisa disirkulasikan pada pertengahan Desember ini. Sekarang kami sedang melakukan proofing isi buku saku calendar event yang sudah didesain,” kata Nita, sapaan akrab Tri Rusnita, Senin (4/12/2017).

Nita mengaku waktu penerbitan Solo Calendar of Event 2018 yang direncanakan bisa dilakukan pada Desember ini termasuk kurang ideal. Menurut dia, idealnya buku saku calendar event bisa mulai disirkulasikan kepada pihak-pihak terkait sebelum Desember atau bahkan enam bulan sebelum memasuki tahun baru.

Nita menjelaskan alasan Solo Calendar of Event 2018 baru bisa diterbitkan pada Desember ini, yakni karena Disparta harus menunggu terlebih dahulu konfirmasi dari semua penyelenggara event.

“Informasi mengenai rencana penyelenggaraan agenda seni budaya kelurahan, event di Taman Budaya Jawa Tengah, event di Balekambang, event rutin di SMKN 8 Solo, RRI, hingga Balai Soejatmoko akan masuk di bagian belakang buku saku calendar event. Event-event tersebut masuk sebagai supporting event dari main event yang berjumlah 61 event pada 2018 mendatang,” terang Nita.

Kabid Pemasaran Disparta Solo, Wahyu Kristina, menuturkan tidak ada event baru yang bakal digelar pada 2018 mendatang. Artinya, puluhan event daya tarik wisata yang akan diselenggarakan pada tahun depan secara garis besar pernah diselenggarakan pada tahun ini maupun pada tahun lampau.

“Event-event akan digelar lebih semarak pada tahun depan. Misalnya dalam rangka perayaan Hari Tari Sedunia, dijadwalkan akan ada 5.000 orang menari bersama-sama dengan kostum seragam di area CFD Jl. Slamet Riyadi. Hal ini belum pernah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Terus lagi, dalam rangka perayaan Hari Jadi Kota Solo, akan ada penampilan 100 drumer di Benteng Vastenburg. Konsepnya akan lebih wah pokoknya,” jelas Ina.

lowongan pekerjaan
PT.MERAPI ARSITA GRAHA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…