Yus Budi Darmono menunjukan lokasi yang terdampak longsor, Senin (4/12/2017). (Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja) Yus Budi Darmono menunjukan lokasi yang terdampak longsor, Senin (4/12/2017). (Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 5 Desember 2017 13:55 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Warga Menduga Ada Penyebab Lain Terjadinya Longsor di Bangunjiwo

Sejumlah warga Griya Villa Asri, Bangunjiwo, Kasihan menduga longsor yang terjadi beberapa hari yang lalu diduga tidak hanya faktor alam

Solopos.com, BANTUL-–Sejumlah warga Griya Villa Asri, Bangunjiwo, Kasihan menduga longsor yang terjadi beberapa hari yang lalu diduga tidak hanya faktor alam, namun juga karena penebangan pohon yang berlebihan di sekitaran perumahan itu.

Menurut Skretaris RT 12 griya villa asri, Yus Budi Darmono tidak hanya faktor alam yang memang sedang tidak bersahabat, namun faktor lain yang disebabkan manusia juga.

“Kemarin Selasa [28/11/2017] memang hujan yang deras, namun juga yang dulu-dulu tidak menyebabkan sampai longsor,” ujarnya Senin (4/12/2017).

Dia menduga longsor tersebut diakibatkan pohon yang berlokasi di tempat lebih tinggi dari rumah yang terdampak itu ditebangi sekitaran awal November lalu sehingga membuat resapan dan aliran air tidak baik.

“Akibat longsor tersebut setidaknya empat rumah terdampak, tiga rumah diantaranya mengalami bocor sehingga air masuk dapur rumah dan satu rumah cukup parah hingga merusak bagian belakang rumah,” ujarnya.

Dia mengharapkan agar manajemen air di atas dikelola lebih baik sehingga tidak melimpah kebawah saat hujan deras datang, selain itu juga di bawah dibuat saluran air dan membuat sodetan agar air lari ke arah sungai.

Menanggapi kejadian tersebut menurutnya PT Kreasi Cipta Mandiri telah berjanji untuk menggantirugi rumah yang terdampak longsor itu, dan juga saat ini tengah mengerjakan untuk pembuangan air lebih baik, dan ditargetkan minggu ini selesai.

Salah satu warga yang terdampak Ahmad Wiryanto mengaku air mengalir dari sela-sela sambungan keramik yang di dapur rumahnya sehingga membuat dapurnya kebanjiran.

lowongan pekerjaan
PT.MERAPI ARSITA GRAHA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…