Tunggal putri PB Djarum Kudus Komang Ayu Cahya Dewi saat berlaga melawan tunggal putri SGS PLN Bandung Syaibah Hani Candra pada kategori U-17 putri Blibli.com Superliga Junior 2017 di GOR Djarum Magelang, Selasa (5/12/2017) pagi. (Istimewa) Tunggal putri PB Djarum Kudus Komang Ayu Cahya Dewi saat berlaga melawan tunggal putri SGS PLN Bandung Syaibah Hani Candra pada kategori U-17 putri Blibli.com Superliga Junior 2017 di GOR Djarum Magelang, Selasa (5/12/2017) pagi. (Istimewa)
Selasa, 5 Desember 2017 23:40 WIB Jumali/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

SUPERLIGA JUNIOR 2017
Unggulan Pertama Langsung Tancap Gas

Tim unggulan pertama pada sektor putri U-17, PB Djarum Kudus berlaga di kejuaraan bulu tangkis Blibli.com Superliga Junior 2017

Solopos.com, JOGJA–Tim unggulan pertama pada sektor putri U-17, PB Djarum Kudus tidak banyak mengalami kendala saat melakoni pertandingan perdana pada kejuaraan bulu tangkis Blibli.com Superliga Junior 2017, Selasa (5/12/2017), di GOR Djarum, Magelang.

Tim yang didominasi oleh para pebulu tangkis yang membela Jawa Tengah pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) U-19 ini dengan mudah mengalahkan SGS PLN Bandung, dengan skor 5-0.

Manajer tim PB Djarum Kudus Fung Permadi mengatakan, pada kejuaraan yang diikuti empat negara untuk U-19 dan kali pertama digelar untuk U-17 kali ini pihaknya menurunkan sebanyak empat tim dalam dua kategori umur yakni U-19 dan U-17. Meski menempati unggulan pertama, namun hal tersebut dinilai oleh Fung, bukanlah hal yang harus menjadi perhatian khusus. Sebab, untuk U-19, keberadaan sejumlah tim dari 3 negara, yakni Jepang, Korea dan Malaysia belum diketahui kekuatannya.

“Kalau target dari sisi hasil kami selalu dituntut agar selalu menjadi juara, tetapi saya sendiri yang selama ini saya jalankan di PB Djarum, kami harus lebih memperhatikan proses bagaimana para atlet latihan, cara berpikirnya, dan proses pembentukan karakter mereka. Karena kalau kita bisa memegang dengan baik dan fokus pada proses ini, kemungkinan besar kita bakal mendapatkan hasil yang baik,” ungkap Fung dalam rilis yang dikirimkan kepada Solopos.com, Selasa (5/12/2017) siang.

Fung menambahkan, pihaknya sampai saat ini belum bisa memastikan siapa yang akan menjadi juara. Hal ini dilakukan karena peluang semua sektor pada kejuaraan ini masih terbuka lebar.

“Tetapi yang paling diandalkan dari PB Djarum adalah U-19 putra, tetapi dengan hadirnya tim-tim asing menjadi catatan tersendiri, kita harus tetap waspada,” ucap Fung.

lowongan pekerjaan
Salesman & Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…