Mbak Klaten 2016 Indira Salsabila Ayuwibowo akan mewakili Jateng di ajang pemilihan Duta Wisata tingkat nasional. (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos) Mbak Klaten 2016 Indira Salsabila Ayuwibowo akan mewakili Jateng di ajang pemilihan Duta Wisata tingkat nasional. (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)
Selasa, 5 Desember 2017 11:35 WIB Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos Klaten Share :

Mbak Klaten 2016 Indira Salsabila Jadi Duta Wisata Indonesia 2017

Pasangan Mas dan Mbak Jateng 2016 dinobatkan sebagai Duta Wisata Indonesia 2017.

Solopos.com, KLATEN – Mas dan Mbak Jawa Tengah (Jateng) 2016, Jodi Satria Affan dan Indira Salsabila Ayu Wibowo, dinobatkan sebagai Duta Wisata Indonesia 2017. Malam puncak pemilihan Duta Wisata Indonesia digelar di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (2/12/2017) malam.

Indira merupakan Mbak Klaten 2016. Putri pasangan Teguh Wibowo Slamet dan Eny Handayani dari Kecamatan Klaten Utara itu lahir pada 9 Mei 1997. Sementara, Jodi adalah Mas Jepara 2016.

“Sama sekali tidak menyangka [terpilih menjadi Duta Wisata Indonesia]. Kami hanya datang berdua sejak berangkat. Sama sekali tidak bawa official sementara yang lain membawa 12 hingga 15 orang. Kadang mental down melihat yang lain diurusi official selama karantina. Tetapi karena sejak dulu kami mandiri akhirnya tetap bisa tampil maksimal,” kata Indira saat dihubungi melalui ponsel Minggu (3/12/2017).

Indira mengatakan salah satu tahapan pemilihan Duta Wisata Indonesia yakni talent show dan presentasi. Pada tahapan itu, Indira dan Jodi menampilkan tarian berjudul The Romance of Roro Jonggrang yang mengisahkan tentang legenda Candi Prambanan.

Sementara, saat presentasi mereka menampilkan Pulau Mandalika, salah satu potensi wisata Kabupaten Jepara. “Saat tampil itu saya menjadi sinden sementara Mas Jodi semacam drama. Yang bikin unik itu kostum kami buatan Dekranasda Jateng seperti kostum nasional. Sementara, presentasinya kami menampilkan Pulau Mandalika menggunakan Bahasa Inggris,” urai dia.

Setelah terpilih menjadi Duta Wisata Indonesia, Indiri ingin mengajak seluruh duta wisata di berbagai daerah membuat video blog (vlog) tentang potensi wisata wilayah masing-masing.

“Kami akan mengajak seluruh duta wisata membuat video promosi potensi wisata masing-masing daerah yang diunggah ke Youtube. Dengan cara yang sederhana, tidak perlu program muluk-muluk, namun ada dampaknya membuat orang-orang tertarik mengunjungi objek wisata itu,” katanya.

Lebih lanjut, Indiri mengajak semua warga menjadi duta wisata bagi daerah masing-masing. Cara yang dilakukan yakni mempromosikan potensi wisata yang dimiliki.

“Semua daerah memiliki potensi wisata masing-masing. Sebagai warga Indonesia patut bagga dan memiliki kewajiban untuk promosi. Everyone is tourism ambassador,” ungkapnya.

lowongan pekerjaan
Impressions Body Care Center, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…