Bayern Munchen (JIBI/REUTERS/Michael Dalder)
Selasa, 5 Desember 2017 11:00 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Liga Champions Share :

LIGA CHAMPIONS
Bayern Munchen Vs PSG: Misi Balas Dendam Die Roten

Liga Champions mempertemukan Bayern Munchen melawan PSG.

Solopos.com, MUNICH — Paris merupakan ikon kota penuh cinta dan paling romantis di dunia.  Namun kesan sebaliknya dialami Bayern Munchen dalam kunjungan terakhir mereka ke Paris, pada  akhir September 2017 lalu.

Saat itu, Robert Lewandowski dkk. mengalami malam tragis dengan dibantai 0-3 Paris Saint Germain (PSG) di Parc des Princes. Bayern siap melakukan revans ketika mereka gantian menjadi tuan rumah pada matchday terakhir Grup B Liga Champions melwan PSG di Allianz Arena, Munich, Rabu (4/12/2017) pukul 02.45 WIB.

Bayern bukan hanya sekadar sesumbar. Sebab, kali ini mereka akan meladeni PSG dengan pelatih yang berbeda ketika ditumbangkan PSG 0-3 di Paris. Jika sebelumnya Bayern didampingi Carlo Ancelotti, tim berjuluk Die Roten itu akan menjamu PSG bersama Jupp Heynckes.

Pelatih berusia 72 tahun itu menggantikan Ancelotti yang dipecat dua bulan lalu. Inilah kali keempat Heynckes menukangi Bayern dan pernah mempersembahkan treble winner pada 2012/2013. Bersama Heycknes, Bayern bangkit dengan meraih sebilan kemenangan dalam 11 pertandingan di semua kompetisi. Mereka gagal menang hanya dua kali yakni saat kalah dari Borussia Monchengladbach di Bundesliga dan ditahan imbang RB Leipzig meski akhirnya lolos karena adu penalti pada DFB Pokal.

Namun kabar mengejutkan diungkapkan Heynckes. Meski sudah dua bulan mendampingi Thomas Muller dkk., eks pelatih Real Madrid itu mengaku belum mendandatangani kontraknya bersama Die Roten. Kedua kubu dilaporkan belum mencapai kesepakatan mengenai kontrak ini.

“Kami belum mencapai kontrak. Mr Dreesen [CEO finansial Bayern] selalu memintaku datang untuk tanda tangan. Namun saya belum punya waktu,” jelas Heynckes, dikutip goal.com, Senin (4/12/2017).

Meski begitu, semangat Heynckes untuk membantu Bayern revans kepada PSG tidak perlu dipertanyakan.  “Kami ingin mengalahkan mereka [PSG] dan menunjukkan apa yang bisa kami lalukan,” jelas Heynckes, seperti dilansir Straitstimes.com, Senin (4/12/2017).

Di sisi lain, duel di Allianz Arena sebenarnya lebih penting dari sekadar revans. Laga ini akan menentukan siapa yang paling pantas menjadi juara Grup B. PSG dan Bayern sudah sama-sama memastikan lolos ke babak 16 besar.

Saat ini, PSG unggul tiga poin atas Bayern di puncak klasemen dalam satu laga tersisa. Jika Bayern menang dengan skor lebih dari tiga gol maka mereka yang akan finis sebagai juara Grup B. Sebab, penentuan urutan posisi di klasemen Liga Champions ditentukan head-to-head terlebih dahulu.

Laju impresif PSG sendiri baru saja tersendat dengan kekalahan mengejutkan 1-2 dari Starsbourg di Ligue 1, akhir pekan lalu. Padahal, mereka memainkan dua dari tiga anggota trisula MCN, Kylian Mbappe dan Neymar di starting XI. Hanya Edinson Cavani yang memulai laga dari bangku cadangan pada laga ini.

lowongan pekerjaan
PT. Merak Jaya Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…