Ilustrasi kecelakaan (JIBI/Solopos/Dok) Ilustrasi kecelakaan (JIBI/Solopos/Dok)
Selasa, 5 Desember 2017 18:15 WIB Tri Rahayu/JIBI/Solopos Sragen Share :

KECELAKAAN SRAGEN
Truk Vs Truk, Warga Kediri Meninggal & 3 Luka-Luka

Kecelakaan Sragen terjadi di depan Musal Al Ikhlas Tanon.

Solopos.com, SRAGEN — Kecelakaan lalu lintas antara truk boks dan truk dump di Jl. Pungkruk-Gabugan, tepatnya di depan Musala Al Ikhlas Dukuh/Desa Jono RT 004, Kecamatan Tanon, Sragen, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga orang luka-luka. Kecelakaan tersebut diduga karena sopir mengantuk setelah menempuh perjalanan jauh.

Peristiwa itu bermula saat Mujiono, 45, warga Jl. Kenanga RT 001/RW 006, Oro-oro Ombo, Batu , Malang, Jawa Timur mengantar 3,5 ton telur dari Malang ke Serang dengan menggunakan truk boks berpelat nomor N 9844 UK.

Mujiono mengajak Erwin Sukrisna, 30, warga Dukuh Pengkol RT 002/RW 001, Kasreman, Kandangan, Kediri, Jatim.

“Saat dalam perjalanan pulang, saya dan Erwin bergantian mengemudikan truk itu. Kami berganti posisi mulai dari Serang, Jalan Tol Cipali, Pemalang, dan rencana di Gemolong, Sragen. Semula kami merencanakan untuk istirahat di Gemolong sambil mencari kopi di Gemolong. Tetapi rencana itu diurungkan. Hingga akhirnya terjadi kecelakaan itu,” ujar Muji saat ditemui wartawan di Ruang Rawat Inap Puskesmas Tanon, Sragen, Selasa (5/12/2017).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com dari Mapolres Sragen, kecelakaan itu terjadi saat truk boks yang dikemudikan Erwin berjalan dari arah Gabugan ke Pungkruk.

Sesampainya di lokasi kejadian, truk yang dikemudian Erwin oleng ke kanan dan menabrak truk dump berpelat nomor H 1752 F yang dikemudikan Agus Purwanto, 38, warga Jenawi, Karanganyar. Agus Purwanto bersama kernetnya Wisnu, 19, warga Jenawi, mengalami luka-luka.

Mujiono pun mengalami luka-luka pada bagian muka dan memang di bagian punggung. “Saya tidak tahu persis kejadiannya karena saya tertidur. Saya berbincang dengan Erwin saat hendak sampai ke Gemolong. Saya tahu-tahu sudah terbentur. Saat itu saya melihat Erwin masih kesakitan saat terjepit ringsekan truk. Saya berusaha menolong tetapi tidak kuat,” ujarnya.

Erwin Sukrisna dilarikan ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Mujiono pun baru tahu kalau temannya meninggal saat didatangi wartawan pada Selasa siang. “Akhirnya meninggal ya! Erwin itu baru kali pertama ikut saya. Saya tidak mengira kejadiannya bisa seperti ini,” imbuhnya.

Kanit Laka Satlantas Polres Sragen Iptu Sudarmaji enggan menyampaikan keterangan saat dimintai konfirmasi Solopos.com pada Selasa siang.

 

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…