Para pendonor mengikuti donor darah yang diselenggarakan Bank BPD DIY di Jogja City Mall, Senin (4/12/2017). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja) Para pendonor mengikuti donor darah yang diselenggarakan Bank BPD DIY di Jogja City Mall, Senin (4/12/2017). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 5 Desember 2017 14:55 WIB Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Jaring Lebih Banyak Pendonor, Bank BPD DIY Gelar Donor Darah di Mall

Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY menyelenggarakan donor darah di Jogja City Mall (JCM)

Solopos.com, SLEMAN-Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY menyelenggarakan donor darah di Jogja City Mall (JCM), Senin(5/12/2017). Kegiatan yang bekerjasama dengan Unit Donor Darah PMI Kota Jogja dan JCM ini merupakan rangkaian ulang tahun Bank BPD DIY ke-56.

Kegiatan ini menjadi bentuk bakti sosial pada masyarakat. Darah yang terkumpul akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Direktur Pemasaran dan Syariah Bank BPD DIY, Bambang Kuncoro mengatakan donor darah kali ini ditargetkan bisa mencapai 800 pendonor. Target tersebut sengaja dinaikkan karena berkaca dari tahun lalu yang ditargetkan 500 dapat tercapai 600. “Antusias pendonor dari tahun ke tahun semakin meningkat,” katanya, di lokasi donor darah.

Bank BPD DIY memilih JCM sebagai lokasi donor darah agar dapat menarik minat pendonor lebih besar. Kegiatan serupa pernah dilaksanakan di kantor namun pencapaiannya kurang maksimal karena keterbatasan tempat.

Selama dua kali pelaksanaan donor darah di mal ini, Bank BPD DIY telah mampu memberikan sumbangsih ribuan kantong darah pada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bank BPD DIY juga menyerahkan kartu donor darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI se-DIY. Kartu diberikan secara gratis sebagai alat atau identitas bagi pendonor aktif.

Kartu tersebut juga untuk mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Unit Donor Darah yang telah diterapkan PMI se-DIY. Dengan sistem ini, proses pencatatan dan manajemen data dilakukan secara digital dengan menggunakan barcode sebagai dasar pemanggilan dan identitas data pendonor.

Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo yang hadir dalam donor darah tersebut mengapresiasi Bank BPD DIY dalam meningkatkan rasa kemanusiaan masyarakat melalui donor darah. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai gaya hidup.

“Dengan mendonor dapat meningkatkan harga diri para pendonor sukarela,” ujarnya.

Ia mencatat, sejak Januari-September 2017, dari lima UUD di DIY, sudah terkumpul sebanyak 51.675 kantong darah atau 73,8% dari target 2% penduduk DIY.

Hermawan Iswahyudi, salah satu pendonor aktif asal Depok, Sleman, yang menjadi peserta dalam kegiatan itu juga mengaku terbantu dengan kegiatan tersebut karena diberikan wadah untuk mendonorkan darah.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…