Pasokan bawang merah di Pasar Beringharjo melimpah, harga lebih stabil dibandingkan harga bawang putih yang mulai mahal karena rendahnya pasokan, Jumat (28/4/2017). (Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja) Pasokan bawang merah di Pasar Beringharjo melimpah, harga lebih stabil dibandingkan harga bawang putih yang mulai mahal karena rendahnya pasokan, Jumat (28/4/2017). (Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 5 Desember 2017 08:55 WIB Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Inflasi Jogja 0,20%, Ini Penyebabnya

Komoditas bawang merah memberikan andil terjadinya inflasi Kota Jogja

Solopos.com, JOGJA-Komoditas bawang merah memberikan andil terjadinya inflasi Kota Jogja pada November 2017 yakni sebesar 0,20%. Kenaikan harga komoditas ini mencapai 7,14%,

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, JB Priyono mengatakan inflasi bulan tersebut terjadi akibat adanya kenaikan indeks harga konsumen kelompok bahan makanan, kelompok perumahan, air,listrik, gas dan bahan bakar serta kelompok sandang. Kelompok-kelompok tersebut menyumbang inflasi sebesar 0,58% dan 0,19%.

“Sedangkan untuk kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya,” ujar Priyono, Senin (4/12/2017).

Priyono mengatakan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada November 2017, sehingga memberikan andil terhadap inflasi paling besar adalah kenaikan harga bawang merah. Komoditas ini memberikan andil sebesar 17,14%.

Selain bawang merah, komoditas lainnya antara lain beras, telur ayam ras dan pasir yang mengalami kenaikan 0,80%, 4,91% dan 3,38%.  Harga pada komoditas cabai merah, brokoli dan daging ayam ras juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

“Masing-masing komoditas tersebut mengalami kenaikan 15,79 persen, 25,59 persen dan 1,77 persen dengan memberikan andil masing-masing sebesar 0,02 persen,” jelas Priyono.

Komoditas yang mengalami penurunan harga, sehingga memberikan andil menahan laju inflasi disumbang dari beberapa komoditas. Di antaranya daging sapi yang turun 2,57% dan buah pir yang mengalami penurunan harga hngga 9,04%.

Sementara itu, perbandingan inflasi tahunan, tingkat inflasi tahun kalender Januari-November 2017 sebesar 3,27% dan tingka inflasi tahun ke tahun yakni November 2017 dengan November 2016 yakni sebesar 3,63%.

lowongan pekerjaan
PT. Merak Jaya Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…