Kendall Jenner (Elle.co.uk) Kendall Jenner (Elle.co.uk)
Selasa, 5 Desember 2017 01:00 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Tak Berkategori Share :

Diteror Penguntit, Kendall Jenner Pengin Belajar Menembak

Kendall Jenner pengin belajar menembak lantaran sering diteror penguntit.

Solopos.com, SOLO – Sejak menjadi model papan atas, kehidupan Kendall Jenner banyak berubah. Tak hanya penggemar, ada beberapa penguntit yang mengikuti kesehariannya. Sayang, aksi si penguntit ini membuat Kendall merasa terganggu.

Baru-baru ini, Kendall mengaku ingin belajar menembak guna menjaga diri dari teror para penguntit. Maklum saja, pada Maret 2017 lalu rumahnya dibobol maling. Akibat kejadian itu, perhiasannya seharga Rp2,6 miliar raib. Guna mengantisipasi kejadian itu terulang kembali, Kendall mengaku ingin memiliki senjata.

“Aku punya stalkers [sebutan bagi penguntit] yang sering muncul di sekitar rumahku. Rasanya aku ingin punya pistol untuk berjaga-jaga agar tetap aman,” kata Kendall kepada Khloe Kardashian seperti dilansir Hollywood Life, Senin (4/12/2017).

Bukan hanya Kendall, beberapa anggota keluarga Kardashian lainnya juga merasakan hal yang sama. Merasa senasib, Khloe Kardashian menyetujui usulan Kendall. Namun, keinginan mereka tidak bisa terlaksana lantaran ditentang keras oleh Kim Kardashian.

“Kim punya anak kecil. Jadi, dia melarang kami memiliki senjata api. Sebab, dia khawatir senjata itu melukai buah hatinya. Tapi, aku merasa was-was dengan kebiasaan stalkers yang tiba-tiba muncul,” ungkap Khloe Kardashian.

Keinginan Kendall dan Khloe memiliki senjata berawal dari banyaknya kasus orang asing yang masuk ke dalam rumah mereka. Kendall dan Khloe sudah lelah dengan aksi para penggemar gila yang mendatangi mereka. Maklum saja, kehidupan selebritas di Amerika Serikat memang sangat menarik bagi masyarakat. Alhasil, mereka selalu menjadi pusat perhatian dan terus dibuntuti oleh penggemar dan paparazi.

 

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…