Ilustrasi pemadaman listrik. (Businessinsider.com) Ilustrasi listrik padam. (Businessinsider.com)
Selasa, 5 Desember 2017 20:35 WIB Asiska Riviyastuti/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

BENCANA WONOGIRI
Aliran Listrik 1.105 Pelanggan PLN di Wonogiri Masih Padam

Bencana Wonogiri yakni banjir dan longsor mengakibatkan aliran listrik padam.

Solopos.com, SOLO — Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat masih ada sekitar 1.105 pelanggan di Wonogiri yang belum teraliri listrik akibat banjir dan tanah longsor yang melanda pekan lalu.

Manager Area PLN Area Surakarta, Mundakir, menyampaikan setelah bajir surut, timnya langsung terjun ke lapangan untuk melakukan perbaikan jaringan listrik di lebih dari 48.000 pelanggan yang padam.

Perbaikan jaringan di Desa Sampang, Karangtengah, Wonogiri pada Minggu (3/12/2017) tercatat listrik di 1.375 pelanggan menyala. Akses jalan yang terputus menjadi kendala perbaikan jaringan listrik.

“Sampai [Selasa, 5/12/2017] siang yang masih padam ada sekitar 1.105 pelanggan karena akses ke tempat pelanggan masih terputus,” ungkap Mundakir, Selasa.

Dia mengungkapkan pembukaan akses dan perbaikan jaringan listrik tidak hanya dilakukan oleh pekerja PLN tapi dari pihak TNI, kepolisian hingga masyarakat. Selasa ini penormalan jaringan dilakukan di Purwoharjo oleh 21 tenaga kerja setelah lokasi tersebut dibuka dengan menggunakan alat berat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri.

Di daerah tersebut terdapat lima trafo yang digunakan untuk menerangi rumah milik 101 pelanggan. Menurut dia, masih ada beberapa daerah yang belum bisa diperbaiki jaringan listriknya karena akses masih terputus.

Lebih lanjut, dia mengatakan hujan deras dan angin kencang yang terjadi beberapa waktu terakhir ini menyebabkan pohon tumbang yang mengenai atau merusak jaringan listrik PLN tapi langsung bisa diperbaiki sehingga pemadaman tidak terlalu lama.

Selain itu, langkah preventif terus dilakukan dengan inspeksi rutin harian dan perambasan pohon yang dekat jaringan listrik.

“Selama musim hujan ini, kami menyiagakan tim selama 24 jam sehingga jika terjadi gangguan bisa segera diperbaiki,” imbuhnya.

lowongan pekerjaan
PT. Merak Jaya Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…