Kondisi SMPN 1 Arjosari Pacitan setelah diterjang banjir bandang pada Selasa (28/11/2017). Foto diambil Sabtu (2/12/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Kondisi SMPN 1 Arjosari Pacitan setelah diterjang banjir bandang pada Selasa (28/11/2017). Foto diambil Sabtu (2/12/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Selasa, 5 Desember 2017 22:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

BENCANA PACITAN
188 Siswa Tak Ikut UAS karena Seragam & Sepatu Hanyut Saat Banjir

Bencana Pacitan, sebanyak 188 murid tidak mengikuti UAS pada hari pertama.

Solopos.com, PACITAN — Sebanyak 188 siswa tidak ikut ujian akhir semester (UAS) pada hari pertama, Senin (4/12/2017). Mereka tidak ikut ujian salah satunya karena tidak memiliki seragam maupun sepatu yang telah hanyut dibawa banjir.

Kepala Dinas Pendidikan Pacitan, Marwan, mengatakan siswa SMP yang tidak ikut ujian pada hari pertama ujian sebanyak 121 anak. Sedangkan siswa SD yang tidak ikut ujian pada hari pertama sebanyak 67 anak.

Dia menuturkan faktor yang menyebabkan para siswa ini tidak mengikuti UAS beragam. Ada yang tidak masuk karena sakit dan ada yang tidak ikut ujian gara-gara sepatu dan seragamnya terbawa banjir pada Selasa (28/11/2017) lalu.

“Ada yang sepatunya hanyut. Karena malu ga ada sepatu jadi ga berangkat sekolah,” ujar dia saat dihubungi, Selasa (5/12/2017).

Sedangkan untuk hari kedua UAS ini, kata Marwan, banyak yang sudah kembali mengikuti ujian. Untuk siswa yang tidak mengikuti UAS akan ada ujian susulan yang telah disiapkan.

Untuk jumlah murid yang tidak mengikuti UAS hari kedua, dia mengatakan belum mengetahui datanya.

Sementara itu, di SMPN 1 Arjosari ada sebanyak 700 murid terpaksa mengerjakan soal UAS di masjid. Hal ini dilakukan karena sekolah mereka masih terendam lumpur dan belum dibersihkan.

“Yang mengerjakan ujian di masjid hari ini masih berlangsung,” ujar dia.

LOWONGAN PEKERJAAN
PURWACARAKA MUSIC STUDIO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…