Aparat keamanan mengamankan warga yang dianggap menghalangi kegiatan pengosongan lahan terdampak Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo, Selasa (5/12/2017). (Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 5 Desember 2017 22:06 WIB Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

15 Mahasiswa Aktivis Penolak Bandara Dibebaskan

Polisi klaim hanya meminta keterangan ke mahasiswa.

Solopos.com, KULONPROGO–Total 15 orang mahasiswa yang ditangkap aparat kepolisian saatpengosongan lahan dan perobohan rumah warga, yang berdiri di atas calon New Yogyakarta International Airport (NYIA), dibebaskan.

Kapolres Kulonprogo, AKBP Irfan Rifa’i mengatakan, mereka dibebaskan pukul 20.30 WIB.

“Mereka hanya kami mintai keterangan dan didata,” kata dia,  Selasa (5/12/2017) malam.

Ia juga meminta kepada mahasiswa tadi, untuk tidak kembali terlibat dalam aksi penolakan pembangunan NYIA. Aparat tidak segan melakukan tindakan tegas, bila mereka kembali terlibat.

Sedikitnya 15 orang mahasiswa ditangkap petugas gabungan pengamanan pengosongan IPL NYIA, di Desa Palihan.

Sebelumnya dilaporkan ada 11 orang yang ditangkap petugas pada Selasa siang. Hingga Selasa sore, jumlahnya bertambah menjadi 15 orang.

lowongan pekerjaan
QUALITY CONTROL & ADMIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…