Lampion berbentuk burung merak terlihat di area Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Solo, Kamis (2/11/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos) Lampion berbentuk burung merak terlihat di area Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Solo, Kamis (2/11/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Senin, 4 Desember 2017 18:15 WIB Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos Solo Share :

WISATA SOLO
Asyik, Taman Lampion Jurug Dibuka 22 Desember 2017

Wisata Solo, pembukaan Taman Lampion di TSTJ Solo dimajukan.

Solopos.com, SOLO — Pembukaan Taman Lampion Jurug di kompleks Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo maju dari rencana semula menjadi 22 Desember mendatang. Sebelumnya, investor PT Cikal Bintang Bangsa Jakarta menargetkan wahana itu dibuka untuk umum pada libur Natal atau 25 Desember 2017.

Direktur Utama (Dirut) TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, mengungkapkan memang ada sedikit hambatan, khususnya dalam pembangunan dancing fountain. Namun, ia optimistis semua kendala bisa diselesaikan sehingga jadwal launching tetap 22 Desember mendatang.

“Manajemen Taman Lampion sendiri yang minta percepatan,” ungkapnya saat dihubungi, Senin (4/12/2017). (baca: Investor Garap Taman Lampion dan Benahi Jalan di TSTJ)

Diberitakan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Dirut TSTJ dengan Direktur PT Cikal Bintang Bangsa Jakarta dilaksanakan di kompleks TSTJ pada awal Agustus lalu. Investasi itu akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap I senilai Rp15 miliar untuk menambah berbagai wahana wisata malam.

Sementara investasi tahap II senilai Rp30 miliar akan digelontorkan tahun depan untuk mengembangkan area komersial yang ditetapkan berada di sebelah selatan danau di taman satwa tersebut.Wahana baru bakal diberi nama Jurug Festival of Lights atau Taman Lampion Jurug Solo.

Pengembangan wahana mencakup taman lampion, air mancur menari (dancing fountain), festival makanan (food court, kafe dan coffee shop), aneka permainan, night floating market, dan rest area.

Bimo menjelaskan terdapat 13 paket pekerjaan yang digarap PT Cikal Bintang Bangsa Jakarta. Empat paket yaitu pembangunan jalan setapak arah pintu masuk, pembangunan jalan sekitar untuk wahana, pembangunan badan jalan dan pemasangan gerbang masuk, gerbang Cengho, gerbang burung, gerbang bunga, dekorasi bunga, instalasi lampion merak, lampion kuda dan lampion ayam selesai dikerjakan.

“Perbaikan lampion, pembangunan fondasi air mancur menari, permainan bom-bom car, komedi putar, pemasangan LED, pemasangan dekorasi lampu jalan koridor utama, penggung utama untuk menonton air mancur dan pembuatan food court sedang dalam proses penyelesaian,” tutur dia.

Direktur PT. Cikal Bintang Bangsa, Agung Riyadi, mengatakan optimistis wahana yang mereka bangun akan mendapat sambutan positif dari masyarakat Solo dan sekitarnya. Menurutnya, berbagai wahana termasuk air mancur menari yang mereka hadirkan adalah sesuatu yang baru dan menarik.

lowongan pekerjaan
Impressions Body Care Center, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu terakhir ini beredar…